Pesisir Selatan – Musyawarah Daerah (Musda) VII Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pesisir Selatan menjadi momentum bagi partai untuk menegaskan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Acara yang berlangsung pada Sabtu (6/9/2025) tersebut, dihadiri oleh Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Administrasi, Organisasi dan Literasi Kepartaian DPP PKS, Rahmat Saleh.
Dalam kesempatan tersebut, Rahmat menyampaikan pesan penting mengenai esensi politik yang sebenarnya. “Politik bukan soal janji, tapi soal hadir di tengah-tengah rakyat,” ujarnya. Ia menekankan bahwa politik bukan hanya tentang perebutan kekuasaan, melainkan tentang bagaimana partai dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Rahmat juga menyampaikan amanah dari Presiden PKS dan Ketua Majelis Syuro PKS, yang menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, pelayanan publik yang optimal adalah kunci agar kehadiran PKS dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Jaga komunikasi dengan masyarakat, layani dengan hati,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rahmat menekankan bahwa setiap langkah politik harus didasari oleh pengabdian kepada masyarakat. “Sekecil apa pun kebaikan yang kita tanam, kelak akan tumbuh besar di hati rakyat,” ungkapnya. Ia berharap Musda VII ini dapat menjadi momentum bagi kader PKS Kabupaten Pesisir Selatan untuk memperkuat solidaritas, meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
“Kita harapkan kedepan, komunikasi kepada masyarakat agar lebih baik, terutama intensif lagi. Hal ini supaya kita mengetahui apa yang benar-benar diinginkan dan menjadi aspirasi dari masyarakat,” pesannya. Rahmat juga berharap agar PKS dapat menjadi pendorong utama dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. “Diharapkan PKS terutama di Pessel ini harus menjadi bagian utama dalam menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya.
Sebagai wujud komitmen PKS dalam melayani rakyat, Rahmat menyerahkan 1 ton beras kepada masyarakat setempat. Acara tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan.






