Padang – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Padang, Yosefriawan, akan segera mengakhiri masa jabatannya, menandai berakhirnya pengabdian panjangnya di pemerintahan kota. Pejabat senior tersebut dijadwalkan pensiun dari jabatannya sebagai Kepala Bapenda mulai 1 Oktober mendatang.
Dalam rapat bulanan di lingkungan Pemerintah Kota Padang, yang diadakan di Balai Kota, Aie Pacah, Yosefriawan menyampaikan pesan dan kesannya di hadapan Wali Kota Padang. Dengan nada bercanda, ia mengungkapkan keinginannya untuk kembali muda. “Rasanya ingin kembali muda seperti wali kota, tapi tak terasa ternyata usia sudah 60 tahun,” ujarnya pada Senin (22/9/2025).
Yosefriawan mengakui bahwa usianya tidak lagi muda dan menyampaikan permohonan maaf di hadapan wali kota, wakil wali kota, dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia merasa belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi selama masa jabatannya. “Semua karena faktor ‘U’ (usia), sehingga gercep (gerak cepat) yang diharapkan pimpinan tidak tercapai,” jelasnya.
Meskipun demikian, Yosefriawan telah mencatatkan sejumlah prestasi selama bertugas. Salah satunya adalah keberhasilan melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Padang pada tahun 2023. Di bawah kepemimpinannya, PAD mencapai Rp657,5 miliar, melampaui target Rp650 miliar, yang merupakan angka tertinggi dalam sejarah. Selain itu, Yosefriawan juga pernah menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang.
“Sebenarnya ASN itu tidak ada yang luar biasa. Semua yang diraih itu karena dikerjakan dengan kerjasama dan dukungan kawan-kawan ASN semua,” ungkapnya, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mencapai keberhasilan.
Yosefriawan telah mengabdi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) selama hampir 40 tahun, dengan berbagai posisi yang pernah diembannya. Ia juga telah berpindah-pindah tempat tugas selama kariernya. “Saya mengabdi kepada negara 40 tahun kurang empat bulan,” katanya.
Kariernya dimulai pada tahun 1986 di Pemerintah Kota Padang, yang merupakan tempat dinas pertamanya. Kemudian, ia pindah tugas ke Kabupaten Padangpariaman, sebelum akhirnya bekerja di Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Setelah itu, Yosefriawan bertugas di Sekretariat APDN di Baso, Agam, dan sempat beberapa tahun bertugas di Pemerintah Kabupaten Agam sebelum mengakhiri tugasnya di Pemerintah Kota Padang. “Mohon maaf jika selama ini ada kesalahan,” ucapnya di hadapan rekan-rekan sejawat di Pemerintah Kota Padang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas kinerja Yosefriawan selama ini. “Pak Yosef telah menunjukkan loyalitas, pengabdian dan meninggalkan legacy yang luar biasa bagi Pemko Padang. Mewakili kami semua, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Semoga masa purna bakti ini menjadi awal baru yang penuh keberkahan,” pungkasnya.






