WIES 2025: Hasanah Malaysia Bawa UKM Unggulan, Jalin Kolaborasi

oleh -175 Dilihat
wies-2025:-hasanah-malaysia-bawa-5-ukm-unggulan-untuk-kolaborasi-serumpun
WIES 2025: Hasanah Malaysia Bawa 5 UKM Unggulan untuk Kolaborasi Serumpun

Padang – Yayasan Hasanah Malaysia menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi secara strategis dalam World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) 2025 yang akan diselenggarakan di Padang. Kehadiran yayasan ini, yang diwakili oleh Direktur dan Wali Amanat Siti Kamariah Ahmad Subki sebagai perwakilan resmi Khazanah, bertujuan untuk memperluas jaringan bisnis dan sosial di kawasan serumpun.

Sebagai lembaga independen yang berfokus pada dampak sosial sejak 2015, Hasanah menjalankan program hibah dan penguatan kapasitas untuk komunitas di Malaysia. Lembaga ini juga berperan sebagai penghubung antara kebijakan publik, masyarakat sipil, dan korporasi untuk menciptakan dampak kolektif bagi pembangunan sosial, serta memberikan dukungan kuat kepada sektor UKM di Malaysia.

Dalam WIES 2025, Hasanah akan membawa lima UKM unggulan yang merepresentasikan potensi Malaysia. UKM-UKM tersebut meliputi Seadling yang menawarkan solusi berbasis rumput laut, Tangankraf yang menghadirkan produk seni dan kerajinan, Antares Ventures yang bergerak di bidang teknologi transformatif, AtoZ Carbon Cycle yang fokus pada inovasi berkelanjutan, serta Lambosari yang menawarkan paket wisata dan budaya dari Terengganu.

Hasanah memandang WIES 2025 sebagai platform penting untuk membuka pasar baru dan memperkenalkan UKM Malaysia kepada pelaku usaha di Indonesia. Lembaga ini berharap kolaborasi lintas negara dapat menciptakan peluang bisnis yang lebih luas dan memperkuat hubungan serumpun melalui program pembangunan berkelanjutan.

Siti Kamariah menyampaikan harapan besar atas peluang pertemuan di Padang, menekankan pentingnya jejaring regional untuk mendorong pertumbuhan UKM. “Kami ingin membuka ruang kolaborasi untuk masa depan yang lebih produktif,” ujarnya.

Ketua Panitia WIES 2025, Sari Lenggogeni, menyambut baik kedatangan delegasi Hasanah, menyatakan bahwa kehadiran lembaga tersebut memperkuat nilai strategis WIES. “Kami melihat potensi kerja sama besar pada sektor UKM serta pendidikan,” jelasnya.

Delegasi Hasanah juga dijadwalkan untuk bertemu dengan Rektor Universitas Andalas. Pertemuan ini diharapkan dapat membuka kerja sama baru di bidang pendidikan dan riset, serta memperkuat hubungan institusi antarnegara.

WIES 2025 diharapkan menjadi ruang strategis bagi berbagai pemangku kepentingan, mempertemukan pelaku usaha, lembaga sosial, dan pemerintah dari berbagai negara, dengan tujuan membangun ekosistem wirausaha Islam yang lebih kuat di kawasan Asia.