Vasko-Evi Yandri Serahkan Huntara Mandiri, Pemko Padang Terima

oleh -103 Dilihat
wagub-vasko-dan-evi-yandri-serahkan-huntara-mandiri-ke-pemko-padang
Wagub Vasko dan Evi Yandri Serahkan Huntara Mandiri ke Pemko Padang

Padang – Ratusan warga terdampak banjir bandang di Kota Padang kini dapat bernapas lega. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) meresmikan 100 unit hunian sementara (huntara) di Kapalo Koto, Pauh, Kamis (5/2).

Huntara ini menjadi solusi tempat tinggal sementara bagi 100 kepala keluarga (KK) atau lebih dari 400 jiwa yang sebelumnya terpaksa tinggal di tempat-tempat pengungsian.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Vasko Ruseimy, bersama Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, secara simbolis menyerahkan huntara mandiri tersebut kepada Pemerintah Kota (Pemko) Padang.

Inisiatif pembangunan huntara ini digagas oleh Wagub Vasko dan Evi Yandri sebagai respons cepat terhadap kebutuhan mendesak warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

Evi Yandri, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana pembangunan huntara, menjelaskan bahwa proses pembangunan memakan waktu sekitar 45 hari, dimulai sejak 15 Desember dan selesai pada 31 Januari.

“Alhamdulillah, huntara mandiri ini akhirnya selesai setelah dikerjakan bersama-sama secara gotong royong,” ujar Evi.

Warga yang menempati huntara ini berasal dari berbagai wilayah terdampak, seperti Lambung Bukit, Kepalo Koto, dan Cupak Tangah.

Setiap unit huntara dilengkapi dengan fasilitas dasar, termasuk peralatan rumah tangga, jaringan internet (Wi-Fi), dan listrik gratis.

“Masih ada permintaan warga yang masih akan kita penuhi, yakni tempat ibadah. Insya Allah secepatnya,” imbuh Evi.

Wagub Vasko Ruseimy menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan huntara ini.

“Huntara ini kami bangun dengan kepedulian dan rasa simpati atas bencana yang dialami warga,” kata Vasko.

Walikota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam peresmian, menyampaikan terima kasih atas inisiatif pembangunan huntara tersebut.

“Pemko juga akan mengupayakan huntap (hunian tetap) dan mengawal data warga penghuni huntara agar bisa mendapatkan huntap,” kata Fadly.

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah provinsi juga memberikan 16 sertifikat penghargaan kepada pihak-pihak yang telah berjasa dalam pembangunan huntara.