Padang – Program dakwah digital “Petualang Dakwah Anak Negeri” yang digagas Hendri Adi Nurma terus memperluas jangkauannya melalui platform Youtube. Ceramah terbarunya, yang disampaikan di Masjid Takwa Muhammadiyah Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, Jambi, pada Ahad (7/9/2025), menyoroti pentingnya shalat berjamaah dan pemahaman tauhid yang benar.
Dalam ceramahnya, Hendri Adi Nurma menguraikan dua poin utama di hadapan pengurus dan jamaah masjid. Pertama, ia menjelaskan bahwa shalat di masjid tetap dihitung sebagai berjamaah meskipun tidak dilakukan secara berjamaah. Kedua, ia membahas konsep Islam berkemajuan, menekankan pentingnya mengelola keuangan dengan bijak, yaitu pengeluaran tidak melebihi pendapatan dan selalu menyisihkan sebagian untuk bersedekah. “Apabila penghasilan 100 maka gaya hidup 50, bukan sebaliknya, serta ada ruang untuk selalu bersedekah,” ujarnya.
Hendri Adi Nurma juga menyoroti permasalahan tauhid yang dihadapi sebagian umat Islam saat ini. Ia menekankan bahwa pemahaman tauhid yang benar, sesuai dengan Al-Qur’an dan Sunnah, sangat penting untuk mencegah penyimpangan. “Selain itu, pendidikan agama yang baik dan dakwah yang efektif sangat penting untuk memberikan bimbingan yang benar dan mencegah penyimpangan tauhid,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa menuntut ilmu tentang tauhid adalah kewajiban untuk mencapai ketenangan jiwa, kepuasan, dan kebahagiaan dalam menerima ketetapan Allah. Program “Petualang Dakwah Anak Negeri” tidak hanya beradaptasi dengan era digital melalui produksi ceramah berseri di Youtube, tetapi juga memberikan donasi ke masjid-masjid yang dikunjungi, berkat dukungan dari para donatur.






