Unidha Unjuk Gigi di Andalas Moot Court Competition 2025

oleh -173 Dilihat
unidha-tampil-dalam-andalas-moot-court-competition-2025-di-fakultas-hukum-unand
Unidha Tampil dalam Andalas Moot Court Competition 2025 di Fakultas Hukum Unand

Padang – Universitas Dharma Andalas (Unidha) menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kemampuan mahasiswa di bidang hukum melalui partisipasi aktif dalam Andalas Moot Court Competition (AMCC) 2025. Kompetisi peradilan semu tingkat regional ini diselenggarakan di Gedung Serba Guna Fakultas Hukum Universitas Andalas.

Acara yang berlangsung pada Selasa, 25 November 2025, menjadi puncak dari serangkaian seleksi ketat yang telah berlangsung sejak awal November. AMCC menjadi wadah bagi mahasiswa hukum untuk mengasah berbagai keterampilan penting, termasuk litigasi, analisis kasus, teknik beracara, retorika hukum, dan pembuktian.

Keikutsertaan Unidha dalam AMCC ini sekaligus memperkuat eksistensi dan kapasitas Program Studi Ilmu Hukum. Selain itu, ajang ini menjadi sarana pembuktian kualitas akademik mahasiswa Unidha di antara perguruan tinggi lainnya.

Tim Unidha menampilkan simulasi sidang dengan peran lengkap, meliputi Arya Langgara sebagai Petugas Pengadilan, Uci Asriadi Putri sebagai Panitera, Nopaluwis sebagai Hakim Ketua, Atmarivaldi Rosel sebagai Hakim Anggota 1, Fatima Zahra N. H. sebagai Hakim Anggota 2, serta Zalva Zahlia Kairani sebagai Kuasa Hukum Penggugat. Farhan Zalvaro dan Putri Ryvinasya Lidra berperan sebagai Penggugat 1 dan 2, sementara Aditya Surya Himawan bertindak sebagai Kuasa Hukum Tergugat.

Robi Safwar, selaku pembimbing utama, mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi yang ditunjukkan oleh para mahasiswa. Ia juga menyampaikan pesan inspiratif bagi masa depan mereka. “Saya melihat kerja keras, kekompakan, dan semangat yang luar biasa dari seluruh anggota tim,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mahasiswa telah menunjukkan kemampuan litigasi yang matang dan perkembangan signifikan selama proses latihan.

Robi Safwar berharap pengalaman ini tidak hanya berhenti pada kompetisi, tetapi menjadi fondasi bagi mereka untuk berkarier di dunia hukum, baik sebagai advokat, jaksa, hakim, maupun praktisi lainnya. “AMCC adalah sarana belajar yang berharga, dan saya yakin mahasiswa Unidha dapat melangkah lebih jauh jika terus diasah dengan disiplin dan ketekunan,” katanya.

Partisipasi mahasiswa Unidha dalam AMCC 2025 menegaskan komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas akademik dan profesionalisme mahasiswa, serta memperkuat jejaring antar universitas. Prestasi dan pengalaman ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan membawa nama Unidha ke tingkat nasional dan internasional.