Sumbar Tangkap Trawl Sibolga, Wali Kota Sibolga Minta Maaf

oleh -368 Dilihat
wagub-vasko-tindak-tegas-pukat-harimau,-wako-dan-ketua-dprd-sibolga-minta-maaf
Wagub Vasko Tindak Tegas Pukat Harimau, Wako dan Ketua DPRD Sibolga Minta Maaf

Padang – Pemerintah Kota Sibolga mengambil langkah proaktif menyusul penangkapan kapal nelayan mereka di perairan Sumatera Barat.

Rombongan pejabat Sibolga mendatangi kediaman Wakil Gubernur Sumatera Barat untuk menyampaikan permohonan maaf dan dukungan terhadap penegakan hukum.

Kunjungan tersebut dilakukan pada Jumat (18/7/2025), sebagai respons atas penangkapan kapal KM Dirga yang berasal dari Sibolga, yang kedapatan menggunakan pukat harimau di wilayah perairan Sumatera Barat.

Operasi penangkapan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat bersama Ditpolairud, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), serta nelayan lokal di kawasan Air Bangis, Pasaman Barat.

Wali Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk penyesalan atas tindakan oknum nelayan mereka.

“Kunjungan ini sebagai bentuk permohonan maaf kepada masyarakat Sumbar, khususnya nelayan Air Bangis, atas pelanggaran yang dilakukan oleh oknum nelayan kami. Kami juga menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah tegas Pemerintah Provinsi Sumbar,” ujarnya.

Rombongan yang hadir terdiri dari Sekda, Sekwan, Kadis Kesehatan, perwakilan Dinas Perikanan, Kabag Umum, Ketua HNSI Sibolga-Tapteng, serta sejumlah nelayan jaring salam.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, menyambut baik kedatangan rombongan dari Sibolga. Meskipun mengapresiasi itikad baik tersebut, ia menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan.

“Ini bukan semata soal wilayah, tapi soal keadilan bagi nelayan kecil yang menggantungkan hidupnya pada laut. Sumbar akan selalu bersikap tegas terhadap segala bentuk pelanggaran,” tegasnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Sumatera Barat memimpin patroli laut gabungan yang berhasil mengamankan KM Dirga.

Tindakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam menjaga kedaulatan laut dan melindungi hak-hak nelayan lokal.