Sumbar Pacu Geopark Silokek Raih Pengakuan UNESCO

oleh -199 Dilihat
perkuat-sinergi,-pemprov-sumbar-dorong-geopark-silokek-tembus-unesco
Perkuat Sinergi, Pemprov Sumbar Dorong Geopark Silokek Tembus UNESCO

Sijunjung – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek untuk menjadi UNESCO Global Geopark (UGGp). Dukungan ini ditegaskan dalam rapat koordinasi (rakor) bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Minggu (1/3/2026).

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyampaikan komitmen tersebut saat rakor di Balerung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung.

Mahyeldi menjelaskan, dukungan Pemprov Sumbar akan difokuskan pada peningkatan pengelolaan geosite, penguatan infrastruktur, serta pelestarian bentang alam karst yang diperkirakan berusia lebih dari 350 juta tahun.

Selain itu, perlindungan warisan budaya juga menjadi prioritas agar Geopark Silokek mampu bersaing di tingkat global.

“Target kita, Geopark Silokek tidak hanya dikenal secara nasional, tetapi juga menjadi warisan dunia,” ujar Mahyeldi.

Pemprov Sumbar siap mendampingi Pemkab Sijunjung melalui kolaborasi multipihak, melibatkan pemerintah daerah, lembaga riset, kementerian, hingga mitra internasional.

Selain potensi geologi dan pariwisata, Mahyeldi menilai Sijunjung memiliki kekuatan budaya yang khas, dengan keberadaan nagari adat serta Perkampungan Adat Nagari Sijunjung.

Dalam rakor tersebut, Gubernur juga menekankan pentingnya penyelarasan program strategis percepatan pembangunan daerah, terutama di tengah tantangan perlambatan ekonomi.

Ia menyinggung rencana pengembalian dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Sijunjung, yang diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pembangunan infrastruktur, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemprov Sumbar terhadap pengembangan Geopark Ranah Minang Silokek.

“Dukungan dari Pemprov Sumbar memberikan penguatan bagi kami dalam membangun Sijunjung yang inovatif, berdaya saing, dan mandiri,” kata Benny.

Rakor ini diharapkan dapat membangun keselarasan kebijakan dan koordinasi yang semakin solid antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.