SAR Pekanbaru Tingkatkan Kompetensi Rescuer, Gelar Latihan Bersama di Padang

oleh -131 Dilihat
sar-pekanbaru-tingkatkan-kompetensi-rescuer,-gelar-latihan-bersama-di-padang
SAR Pekanbaru Tingkatkan Kompetensi Rescuer, Gelar Latihan Bersama di Padang

Padang – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Pekanbaru meningkatkan kesiapsiagaan personelnya melalui serangkaian latihan intensif. Fokus utama adalah peningkatan kompetensi rescuer dalam menghadapi situasi darurat yang kompleks.

Langkah konkret yang diambil adalah melalui latihan gabungan Heli Rescue yang melibatkan berbagai kantor SAR se-Sumatera. Latihan ini telah dilaksanakan pada 25 Agustus lalu di Padang.

Menurut keterangan dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, latihan tersebut melibatkan partisipasi aktif dari kantor SAR Pekanbaru, Padang, Medan, Aceh, Bengkulu, Jambi, Nias, hingga Mentawai. “Dalam latihan ini kita tidak hanya berkolaborasi dengan Polairud, tetapi juga bersama TNI Angkatan Laut, Angkatan Darat, hingga Angkatan Udara,” ujarnya.

Peran TNI Angkatan Udara (AU) dinilai sangat krusial dalam simulasi evakuasi korban menggunakan helikopter. Selain instansi pemerintah, sektor swasta seperti Semen Padang, Pertamina, dan Wilmar turut berpartisipasi. Keterlibatan lintas sektor ini, menurut Budi, membuktikan bahwa upaya penyelamatan membutuhkan kolaborasi yang solid. “Keterlibatan berbagai pihak ini membuktikan bahwa upaya penyelamatan tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor,” katanya.

Selain Heli Rescue, Basarnas Pekanbaru juga merencanakan program lanjutan berupa latihan penyelaman di dalam air dengan kondisi zero visibility atau underwater rescue. Latihan ini dijadwalkan pada pertengahan September di Danau Buatan Pekanbaru dan beberapa lokasi latihan lainnya. “Secara administrasi perizinan memang masih berproses, tetapi titik lokasi sudah kami tentukan,” jelas Budi.

Pada 25 Oktober 2025, Basarnas juga akan menggelar Latihan Dasar SAR di Provinsi Sumatera Barat yang melibatkan calon pegawai baru (CPNS) Basarnas dari delapan kantor SAR di Sumatera. Pemilihan Padang sebagai lokasi latihan didasari oleh kondisi geografis yang komprehensif, meliputi laut, tebing, dan gunung. “Kenapa di Padang? Karena lokasi ini sangat komprehensif. Ada laut, tebing, hingga gunung, sehingga skenarionya bisa lebih lengkap,” ungkap Budi.

Latihan bersama ini, menurut Budi, bukan hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mempererat koordinasi antar personel dan lembaga. “Dalam menghadapi bencana atau kecelakaan, tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Kolaborasi adalah kunci,” tegasnya.

Dengan program pelatihan yang berkesinambungan, Basarnas Pekanbaru berkomitmen untuk menjaga kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas kemanusiaan di berbagai medan. “Melalui latihan ini, kita saling mengenal, memahami SOP masing-masing, dan memastikan seluruh pihak siap bergerak cepat jika bencana terjadi,” pungkas Budi.