Rahmat Saleh: Perhiptani Sumbar Perkuat Kapasitas Penyuluh Pertanian

oleh -123 Dilihat
anggota-dpr-ri-rahmat-saleh:-penyuluh-kunci-transformasi-pertanian-sumbar
Anggota DPR RI Rahmat Saleh: Penyuluh Kunci Transformasi Pertanian Sumbar

Padang – Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Sumatera Barat diharapkan dapat menjadi jembatan antara petani dan pemerintah dalam mengatasi berbagai tantangan di sektor pertanian. Hal ini diungkapkan oleh anggota Komisi IV DPR RI, Rahmat Saleh, usai menghadiri pengukuhan Perhiptani Sumbar di Gubernuran Sumbar, Senin (15/9/2025).

Menurut Rahmat, penyuluh pertanian memegang peranan krusial sebagai garda terdepan dalam pembangunan sektor pertanian. “Penyuluh bukan hanya menyampaikan informasi, tetapi juga mendampingi petani dalam mengakses teknologi, sarana produksi, hingga memastikan kebijakan benar-benar dirasakan di lapangan,” ujarnya. Ia menambahkan, Perhiptani Sumbar diharapkan mampu memperkuat peran strategis tersebut.

Rahmat menyoroti berbagai permasalahan yang masih menghantui sektor pertanian, termasuk keterbatasan pupuk, akses permodalan, dan distribusi hasil panen yang belum optimal. Ia meyakini bahwa Perhiptani dapat berperan sebagai penghubung yang mempererat komunikasi antara petani dan pemerintah, sehingga program-program yang dijalankan dapat lebih tepat sasaran.

Inovasi di bidang pertanian juga menjadi perhatian utama. Rahmat menekankan pentingnya peran penyuluh dalam memperkenalkan teknologi modern yang dapat meningkatkan produktivitas sekaligus membantu petani beradaptasi dengan perkembangan zaman. “Transformasi pertanian tidak bisa dilepaskan dari penyuluh. Mereka adalah kunci keberhasilan inovasi,” imbuhnya.

Komisi IV DPR RI, lanjut Rahmat, berkomitmen untuk memastikan kebijakan dan anggaran pertanian benar-benar menyentuh kebutuhan di lapangan. Fungsi legislasi dan pengawasan akan dioptimalkan agar setiap program berjalan efektif, termasuk di daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Koordinasi antarpenyuluh dan peningkatan profesionalisme kerja menjadi fokus utama yang diharapkan dari Perhiptani Sumbar. Rahmat juga mendorong kolaborasi antara penyuluh, pemerintah daerah, dan organisasi petani untuk membangun sektor pertanian Sumatera Barat secara berkelanjutan.

“Dengan penyuluh yang kuat dan terorganisir, saya percaya pertanian Sumatera Barat bisa berkembang lebih mandiri, berdaya saing, dan membawa dampak langsung bagi kesejahteraan petani,” tuturnya.

Rahmat mengingatkan bahwa pengukuhan Perhiptani bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah nyata untuk memperkuat kelembagaan penyuluh. Ia berharap, “Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, organisasi ini diharapkan mampu menjalankan peran strategisnya secara optimal.”