Pemko Bukittinggi Salurkan Bantuan kepada 16 Korban Kebakaran

oleh -32 Dilihat

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi menyalurkan bantuan kepada 16 penerima yang terdampak kebakaran pada awal Mei 2026.

Bantuan itu diberikan kepada 15 pelajar dan seorang guru, lalu diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi di SMPN 2 Bukittinggi, Selasa, 19 Mei 2026.

Bantuan tersebut berasal dari keluarga besar kependidikan Kota Bukittinggi yang menggalang donasi untuk membantu para korban.

Pola penyalurannya disesuaikan dengan jumlah korban dalam satu kartu keluarga (KK).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman, menjelaskan besaran santunan berbeda sesuai jumlah korban dalam satu KK. Jika dalam satu KK hanya ada satu korban, bantuan yang diterima sebesar Rp2 juta.

Untuk dua korban dalam satu KK, nilai bantuan naik menjadi Rp3,5 juta. Adapun tiga korban dalam satu KK memperoleh Rp5,3 juta.

“Sebanyak 16 paket bantuan disalurkan kepada korban terdampak kebakaran. Untuk jenjang TK terdapat 2 paket, SD sebanyak 13 paket, SMP 3 paket serta 1 paket diberikan kepada seorang guru yang juga terdampak musibah kebakaran,” katanya.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan duka mendalam atas kebakaran yang terjadi di tiga lokasi pada Jumat, 1 Mei 2026. Ia menyebut, peristiwa yang berlangsung pada hari dan waktu berdekatan itu meninggalkan kesedihan bagi keluarga korban sekaligus menyita perhatian warga Bukittinggi.

“Kita tentu berduka atas musibah kebakaran ini. Pada keluarga korban kebakaran, juga terdapat pelajar yang masih aktif di sejumlah tingkat pendidikan baik SD maupun SMP termasuk gurunya sendiri. Ada pelajar di Jembes, Gurun Panjang dan guru yang jadi korban kebakaran di Bukik Apik,” ujarnya.

Ibnu menambahkan, guru, murid, dan pegawai di Bukittinggi yang tergabung dalam keluarga besar kependidikan berinisiatif mengumpulkan donasi. Dana yang terkumpul kemudian disalurkan kepada para korban sesuai jumlah pelajar yang terdampak dalam satu KK.