Pemerintah Percepat Pembangunan 2.559 Huntara di Sumbar

oleh -176 Dilihat
pasca-bencana,-pemerintah-bangun-2.559-huntara-di-sumbar
Pasca Bencana, Pemerintah Bangun 2.559 Huntara di Sumbar

Padang – Pemerintah berencana membangun sebanyak 2.559 unit hunian sementara (huntara) di Sumatra Barat sebagai upaya pemulihan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor. Rencana ini terungkap setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan huntara di Kabupaten Agam pada Kamis (18/12/2025).

Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mempercepat proses pembangunan hunian sementara serta pemulihan infrastruktur di daerah yang terdampak bencana. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden melihat secara langsung pembangunan sekitar 100 unit huntara di Kayu Pasak Palembayan, Kabupaten Agam.

Selain di Sumatra Barat, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga akan membangun huntara di wilayah lain, yakni 5.158 unit di Sumatra Utara dan 36.328 unit di Aceh. Tujuan utama pembangunan huntara ini adalah untuk memastikan masyarakat yang terdampak memiliki tempat tinggal yang layak selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.

Pemerintah menempatkan prioritas pada penyediaan huntara agar aktivitas sosial dan ekonomi warga dapat segera pulih. Melalui akun resmi di Instagram, Kementerian Sekretariat Negara menyatakan bahwa data kebutuhan huntara bersifat sementara dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan. Pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan kementerian dan pemerintah daerah agar pembangunan huntara dapat berjalan optimal dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Dalam rangkaian kunjungannya, Presiden Prabowo tidak hanya meninjau Kabupaten Agam, tetapi juga memantau pembangunan Jembatan Bailey Padang Mantuang di Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, serta memeriksa perbaikan ruas jalan nasional di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. Menteri Sekretaris Negara menjelaskan, “Di lokasi ini, Presiden melihat langsung aktivitas alat berat yang sedang bekerja membersihkan sisa-sisa banjir dan melakukan perbaikan struktur jalan.”

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah akan terus bekerja keras untuk mempercepat penanganan pascabencana di wilayah Sumatra, guna memastikan pemulihan yang cepat dan menyeluruh bagi masyarakat terdampak.