Pelajar Batusangkar Gelar Shalat Istisqa’ Mohon Hujan Segera Turun

oleh -121 Dilihat
ribuan-pelajar-di-batusangkar-laksanakan-shalat-istisqa-di-lapangan-cindua-mato
Ribuan Pelajar di Batusangkar Laksanakan Shalat Istisqa di Lapangan Cindua Mato

Batusangkar – Ribuan pelajar dari berbagai sekolah di Batusangkar berkumpul di lapangan Cindue Mato pada hari Jumat (25/7) untuk melaksanakan Shalat Istisqa, sebuah ritual memohon hujan. Inisiatif yang dipelopori oleh pengurus OSIS SMA 1 Batusangkar ini mengundang partisipasi dari SMA 1 Batusangkar, MTsN 6 Tanah Datar, dan MTsM Batusangkar.

Dalam khutbahnya, Ustadz H. Arief Zunzul Maisal menyampaikan bahwa momen ini adalah waktu yang tepat untuk introspeksi diri dan memohon ampunan atas segala dosa dan kesalahan yang diperbuat. “Perbuatan maksiat dan kelalaian dalam melaksanakan shalat sudah menjadi hal yang lumrah saat ini. Inilah yang menyebabkan Allah SWT menahan turunnya hujan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh umat untuk menyadari kesalahan dan bertaubat dengan melaksanakan shalat dan memohon ampunan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa panas matahari yang dirasakan saat shalat adalah berkah bagi para petani dan orang tua siswa. “Oleh karena itu, kita semua harus menyayangi dan menghormati orang tua dengan melaksanakan shalat dengan baik,” tambahnya.

Kepala SMA 1 Batusangkar, Mulyono, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa ini diikuti oleh sekitar dua ribu siswa-siswi, guru, dan staf tata usaha. “Jamaah yang terdiri dari siswa, guru, dan staf tata usaha SMAN 1 Batusangkar, ditambah siswa MTsN, dengan total sekitar 2.000 orang, turut serta bermunajat memohon agar hujan segera turun. Kami berharap dalam waktu dekat hujan akan segera turun,” ungkapnya.

Mulyono menambahkan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa ini merupakan inisiatif dari OSIS SMAN 1 yang mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. “Pelaksanaan Shalat Istisqa ini juga menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk mempraktikkan langsung tata cara Shalat Istisqa dan berdoa kepada Allah SWT untuk meminta hujan,” jelasnya.

Ketua OSIS SMAN 1 Batusangkar, Reyvo, menuturkan bahwa kemarau panjang yang melanda wilayah Tanah Datar menjadi alasan utama pelaksanaan Shalat Istisqa ini. “Akibat kemarau panjang ini, terjadi kekeringan dan kebakaran lahan. Semoga dengan Shalat Istisqa ini, doa kita diijabah oleh Allah SWT dan hujan segera turun,” harapnya.