Paguyuban Batak Sawahlunto Meriahkan Festival Tangsi, Lestarikan Budaya

oleh -151 Dilihat
paguyuban-batak-“dos-ni-roha”-sawahlunto-ikuti-festival-tangsi
Paguyuban Batak “Dos Ni Roha” Sawahlunto Ikuti Festival Tangsi

Sawahlunto – Festival Tangsi di Kota Sawahlunto menjadi wadah bagi pelestarian seni dan budaya Batak, dengan penampilan dari Sarikat Paguyuban Batak Dos Ni Roha. Pembukaan festival yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah.

Acara pembukaan Festival Tangsi pada Senin (25/8/2025) ditandai dengan Tari Pasambahan, diikuti dengan sambutan tari tor-tor dari Paguyuban Batak Dos Ni Roha. Penampilan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat yang hadir, menambah semarak suasana festival.

Ketua Paguyuban Batak Dos Ni Roha, S. Hutagaol, menyampaikan rasa terima kasih atas penyelenggaraan Festival Tangsi yang melibatkan berbagai etnis, termasuk masyarakat Batak. “Dukungan dari Wali Kota dan Ketua DPRD menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkiprah melestarikan kebudayaan bersama paguyuban dan sanggar seni di kota ini,” ujarnya.

Selama tiga hari festival, paguyuban ini menampilkan seni budaya Batak, memamerkan kain ulos, dan mempersembahkan tarian tor-tor dari berbagai kelompok usia. J. Simanjuntak, penasihat paguyuban, turut mendukung acara dengan menghadirkan grup gondang.

Festival Tangsi sendiri menyajikan beragam kegiatan, termasuk bazar UMKM, kuliner tradisional, pentas seni, dan perlombaan. Kegiatan ini menjadi sarana untuk berkreasi dan mempererat hubungan sosial melalui kearifan lokal.

Riyanda Putra, Wali Kota Sawahlunto, mengapresiasi kreativitas dan kekompakan warga dalam menyelenggarakan acara yang kaya akan nilai budaya. Ia menyatakan, “Kegiatan ini multi-manfaat. Nilai-nilai budaya tetap lestari, hidup, sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Hal ini sejalan dengan visi Sawahlunto Maju yang responsif, adaptif, dan memprioritaskan kesejahteraan warga.”

Selain sebagai perayaan budaya, festival ini juga memberikan dorongan bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui bazar UMKM. Ruang publik ini menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka.

Festival Tangsi mencerminkan harmoni keberagaman etnis di Sawahlunto, di mana berbagai komunitas seperti Jawa, Sunda, dan Batak bersatu dalam kebersamaan. Hal ini menegaskan identitas Sawahlunto sebagai kota multikultural yang menjunjung tinggi persatuan melalui seni dan budaya.