Padang Genjot Produksi Padi, Koto Tangah Sumbang Terbesar

oleh -222 Dilihat
di-tengah-keterbatasan-lahan,-padang-masih-pertahankan-produksi-padi-4,65-ton-per-hektare
Di Tengah Keterbatasan Lahan, Padang Masih Pertahankan Produksi Padi 4,65 ton per Hektare

Padang – Pemerintah Kota Padang terus berupaya menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah berbagai tantangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan terus memperkuat program ketahanan pangan.

Hal tersebut terungkap dalam Rapat Pengendalian Inflasi di Gedung Putih, di mana Dinas Pertanian Kota Padang melaporkan capaian produksi padi hingga 25 Agustus 2025. “Pemerintah Kota Padang akan terus memperkuat program ketahanan pangan, termasuk menjaga ketersediaan lahan pertanian produktif serta mendorong pemanfaatan teknologi budidaya padi agar hasil panen semakin optimal,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani.

Menurut data yang dipaparkan, total produksi padi di Kota Padang mencapai 19.747,69 ton. Koto Tangah menjadi kecamatan dengan kontribusi terbesar, yakni 4.915,95 ton. Disusul oleh Kecamatan Nanggalo dengan 6.285,51 ton.

Kecamatan Bungus Teluk Kabung dan Kuranji turut memberikan sumbangsih masing-masing sebesar 1.544,15 ton dan 3.037,1 ton. Sementara itu, kecamatan lainnya seperti Lubeg, Pauh, Lubuk Kilangan, Padang Utara, Padang Selatan, dan Padang Timur juga berkontribusi meskipun dalam jumlah yang lebih kecil.

Yoice Yuliani menambahkan, potensi pertanian di Padang tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim dan keterbatasan lahan. “Rata-rata provitasi 4,65 ton per hektare,” jelasnya. Pemerintah kota berkomitmen untuk terus mendukung sektor pertanian demi menjaga ketahanan pangan daerah.