Lubuk Sikaping – Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pasaman ke-VII tahun 2025 telah menghasilkan kepemimpinan baru melalui pemilihan aklamasi. Acara yang berlangsung di Pondok Pesantren Darun Nahdhah, Kampung Baru Tapus, Kecamatan Padang Gelugur, pada Rabu (3/5/2025), menetapkan kembali Kyai Ahmad Nawawi sebagai Rois Syuriah NU dan Kyai Asrial Arfandi Hasan sebagai Ketua Tanfidziyah untuk periode 2025-2030.
Kegiatan ini dipandang sebagai momentum krusial bagi NU Kabupaten Pasaman dalam memperkuat struktur organisasi dan merancang strategi untuk meningkatkan peran serta kontribusi NU di tengah masyarakat.
Konfercab NU ke-VII Pasaman dihadiri oleh jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Badan Otonom (Banom), Pengurus MWCNU se-Kecamatan Padang Gelugur, serta sejumlah tokoh penting lainnya. Di antara para hadirin, tampak Bupati Pasaman, Wakil Bupati Pasaman, perwakilan PBNU Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Sumatera Barat, Kemenag Pasaman, Camat Padang Gelugur, pengurus cabang MWCNU Banom, dan pimpinan pondok pesantren se-Pasaman.
Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyampaikan rasa bangga atas kiprah dan kontribusi NU dalam pembangunan Kabupaten Pasaman. Ia berharap agar NU terus konsisten dan hadir di tengah umat. “Kami berharap Konfercab NU Pasaman 2025 ini bisa berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya saat memberikan sambutan, seraya menambahkan, “Akan lahir rumusan, kebijakan, program kerja yang bisa seiring dengan pemerintah baik pusat, provinsi, dan daerah sehingga program yang dirumuskan bisa memberikan manfaat kepada warga Nahdliyin, umumnya warga Pasaman.”
Lebih lanjut, Welly Suhery mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara pengurus Rois Syuriah, Tanfidziyah, dan PC NU Kabupaten Pasaman dengan Pemkab Pasaman dalam mewujudkan masyarakat yang berakhlakul kharimah dan Pasaman yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur menuju Pasaman Bangkit. “Kami berharap sinergitas yang telah terbangun dengan baik antara Pemda Pasaman dengan keluarga besar NU bisa lebih dikokohkan dalam rangka memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas,” ungkapnya. Pemerintah daerah, menurutnya, merasakan betul sumbangsih NU kepada pembangunan di Pasaman, tidak hanya di bidang keagamaan, pembinaan akhlak, dan pembinaan umat, tetapi juga di bidang pendidikan keagamaan, kesehatan, dan ekonomi.
Ketua terpilih Tanfidziyah PC NU Kabupaten Pasaman periode 2025-2030, Kyai Asrial Arfandi Hasan, mengakui bahwa memimpin organisasi sebesar NU bukanlah tugas yang mudah. “Terima kasih atas dukungan sahabat semua sehingga secara keseluruhan kegiatan bisa terlaksana dengan baik,” tuturnya.
Konfercab NU Pasaman 2025 dibuka secara resmi oleh Katib Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Sumatera Barat dengan menabuh rebana bersama. Acara ini mengusung tema “Meneguhkan fikrah dan harokah alhlussunnah wal jama’ah annadliyiyyah menuju kemandirian” dan dihadiri oleh Ketua Dekranasda Rizal Diansyah serta tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama lainnya.






