Pesisir Selatan – Dampak banjir bandang di Nagari Pancung Taba, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, mendorong sinergi antara TNI dan masyarakat dalam upaya pemulihan infrastruktur. Pada hari Senin (8/12/2025), Satgas Penanggulangan Bencana Alam Kodim 0311/Pesisir Selatan bahu-membahu dengan warga setempat melaksanakan gotong royong membersihkan material banjir yang menghambat aksesibilitas.
Kerusakan jembatan utama dan terputusnya akses warga menjadi fokus utama dalam kegiatan pembersihan tersebut. Arus banjir yang deras membawa material kayu dan lumpur dalam jumlah besar, sehingga Satgas Kodim dan masyarakat berinisiatif membuka jalur dan membersihkan area terdampak sebagai tindakan darurat.
Personel Kodim 0311/Pessel bersama warga bekerja tanpa henti sejak pagi hingga sore. Pemotongan kayu, pembersihan material banjir, dan penyingkiran hambatan yang menutup akses jalan menjadi prioritas utama.
Komandan Kodim 0311/Pessel, Letkol Czi Theodurus, S.T., M.Han, menyatakan, “Kami bersama warga bekerja maksimal agar jalur kembali terbuka dan mobilitas masyarakat pulih secepatnya.”
Pembersihan sementara dilakukan secara manual dengan alat sederhana karena alat berat masih menunggu proses mobilisasi. Namun, antusiasme warga dinilai sangat membantu mempercepat upaya normalisasi awal. “Situasi cukup menantang, tetapi semangat gotong royong masyarakat luar biasa. Ini membuat pekerjaan lebih ringan dan cepat,” imbuh Theodurus.
Keterlibatan Kodim merupakan bagian dari komitmen TNI dalam membantu masyarakat terdampak bencana. Satgas akan terus berada di lapangan hingga akses kembali pulih dan kawasan terdampak aman untuk dilalui.
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengapresiasi kerja cepat Kodim 0311/Pessel dalam mendukung penanganan pascabanjir. “Kami sangat menghargai langkah tanggap dari TNI. Kehadiran mereka sangat berarti bagi warga yang tengah berjuang memulihkan kehidupan,” ujarnya.
Menurut Hendrajoni, kegiatan gotong royong ini memperlihatkan kuatnya sinergi pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat dalam menghadapi bencana. Ia berharap kolaborasi serupa terus berlanjut hingga seluruh fasilitas publik kembali normal.
Pemerintah daerah juga tengah melakukan pendataan kerusakan serta menyiapkan dukungan logistik bagi warga terdampak. Perbaikan jembatan dan infrastruktur yang rusak menjadi prioritas agar aktivitas perekonomian dan sosial segera pulih.
Dengan kerja bersama seluruh unsur, pemulihan di Pancung Taba diharapkan berlangsung cepat dan memberikan keamanan bagi masyarakat, serta memastikan warga kembali beraktivitas normal pasca bencana.






