Jadi Caketum IKA Unand, Petinggi Kemenlu Ajak Alumni Unand Bersatu

oleh -140 Dilihat
jadi-caketum-ika-unand,-petinggi-kemenlu-ajak-alumni-unand-bersatu
Jadi Caketum IKA Unand, Petinggi Kemenlu Ajak Alumni Unand Bersatu

Padang – Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Denny Abdi, menyatakan kesiapannya untuk memimpin Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Andalas (Unand) periode mendatang. Pernyataan ini disampaikan setelah menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, yang kini dikenal sebagai Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Kehadiran Denny dalam bursa kandidat Ketua IKA Unand diperkirakan akan mengubah dinamika persaingan menjelang Kongres IKA Unand VII yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 29 November 2025. Sebelumnya, beberapa tokoh lain telah menyatakan kesiapan dan bahkan mendaftarkan diri kepada panitia kongres.

“Dari dukungan teman-teman, baik dari IKA FEB maupun IKA dari fakultas lain serta DPD IKA Unand menguatkan saya untuk kembali mengabdikan diri untuk almamater tempat saya menempa pendidikan tinggi,” ujar diplomat yang pernah bertugas di Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York dan Jenewa.

Denny, yang lahir pada 12 Januari 1970, mengungkapkan bahwa dirinya telah menerima banyak masukan dari berbagai pihak, termasuk rekan-rekan dan senior, demi kemaslahatan IKA Unand di masa depan. Menurutnya, IKA Unand harus berperan sebagai penghubung antara kampus dan dunia pengabdian para alumni. Ia meyakini bahwa dengan jaringan yang dimilikinya, kiprah alumni dapat terus ditingkatkan.

“Selama ini kita punya energi-energi yang besar dari alumni yang sudah punya kiprah di setiap bidang pengabdian. Energi besar itu harusnya didorong menjadi energi positif sehingga ruang-ruang energi negatif tidak berkembang,” kata alumni Jurusan Manajemen FEB Unand Angkatan 1988 tersebut.

Mantan Direktur Asia Tenggara Kemenlu RI dan Duta Besar Indonesia untuk Vietnam ini menjelaskan bahwa dirinya akan memperkuat konektivitas antara alumni dengan civitas akademika Unand, baik di dalam maupun luar negeri. Ia berharap, hal ini akan menciptakan kondisi saling memperkuat (mutually enforcing).

“Hal ini akan terwujud dengan perjuangan bersama seluruh komponen bangsa demi pendidikan dan SDM Indonesia yang berdaya saing. Jadi, di alumni sendiri, hal itu makin kuat jika kita menyatukan semua,” kata Denny, yang juga menjabat sebagai Anggota Dewan Penasehat IKA Unand 2021-2025.