Lima Puluh Kota – Universitas Negeri Padang (UNP) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia menggelar pelatihan intensif bagi guru Bahasa Indonesia di SMA Negeri 1 Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Multidisiplin Kemitraan Masyarakat (PMKM) yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Sebanyak 30 guru Bahasa Indonesia tingkat SMA se-Kabupaten Lima Puluh Kota berpartisipasi dalam pelatihan yang berfokus pada pembuatan modul ajar Kurikulum Merdeka berbasis pembelajaran deep learning.
Muliati, Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia Kabupaten Lima Puluh Kota, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. “Pelatihan ini sangat dibutuhkan oleh para guru dalam menyambut tahun ajaran baru,” ujarnya, menekankan relevansi pelatihan dengan kebutuhan penyusunan modul yang mendalam dan bermakna.
Ayu Gustia Ningsih, Ketua Tim PMKM, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud pengabdian UNP kepada masyarakat. “Pelatihan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Padang tahun 2025 yang dirancang untuk memberikan solusi konkret terhadap tantangan dunia pendidikan, khususnya dalam implementasi Kurikulum Merdeka,” jelasnya.
Tim pelaksana kegiatan ini terdiri dari Ayu Gustia Ningsih, Atmazaki, Novrianti, dan Gita Rahmi. Selain dosen, tiga mahasiswa dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Aini Angelika Putri, Anggia Afanza, dan Stevanie Aulia Devinta, turut serta membantu pelaksanaan kegiatan.
Pelatihan ini menghadirkan tiga materi utama. Dadi Satria memaparkan materi mengenai Mindful Learning, yaitu proses belajar dengan kesadaran penuh. Ayu Gustia Ningsih menyampaikan materi Pembelajaran Bermakna yang menekankan pentingnya pembelajaran menyampaikan pengalaman pengetahuan baru dengan pengalaman siswa. Ia mengutip Benjamin Franklin, “Katakan padaku dan aku lupa, ajari aku dan aku mungkin ingat, libatkan aku dan aku belajar.” Gita Rahmi membawakan materi Joyful Learning yang mengajak guru menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.
Program PMKM ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals / SDGs), khususnya SDGs 4: Pendidikan Berkualitas dan SDGs 17: Kemitraan untuk Tujuan Utama.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi pedagogis guru dalam konteks Kurikulum Merdeka serta mempererat kolaborasi antara akademisi, pelajar, sekolah, dan komunitas guru.
“Pelatihan ini diharapkan tidak hanya menghasilkan modul terbuka yang kontekstual dan transformatif, tetapi juga memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan masyarakat dalam membangun pendidikan Indonesia yang lebih berkualitas dan inklusif,” pungkasnya.






