Simpang Empat – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) berencana memindahkan jalur ruas jalan provinsi yang menghubungkan Simpang Empat, Pasaman Barat, dengan Lubuk Sikaping, Pasaman.
Keputusan ini diambil setelah ruas jalan tersebut mengalami kerusakan parah akibat bencana hidrometeorologi.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung lokasi kerusakan pada Rabu (7/1/2026).
Bencana tersebut menyebabkan setidaknya tiga titik jalan di Polongan Anam, Nagari Talu, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, rusak berat.
Kerusakan meliputi dua titik terban dan satu titik putus akibat longsor.
Mahyeldi menilai perbaikan di lokasi awal sangat sulit dan berisiko tinggi karena kondisi geografis yang tidak memungkinkan.
“Perbaikan di lokasi yang sama sangat sulit dan berisiko,” tegas Mahyeldi.
Pemprov Sumbar dan Pemkab Pasaman Barat sepakat mengalihkan ruas jalan ke jalur lain yang lebih aman.
Mahyeldi meminta Pemkab Pasaman Barat segera memasukkan data dan kebutuhan teknis ke dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
Usulan ini akan diajukan ke Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mendapatkan dukungan penanganan lebih lanjut.
Dalam peninjauan tersebut, Mahyeldi didampingi oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto, Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan, serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat.






