Festival Sepak Rago Sumbar Lestarikan Tradisi, Eratkan Kekompakan

oleh -131 Dilihat
evi-yandri-rajo-budiman-hidupkan-kembali-tradisi-minangkabau-lewat-festival-sepak-rago
Evi Yandri Rajo Budiman Hidupkan Kembali Tradisi Minangkabau Lewat Festival Sepak Rago

Padang – Festival Sipak Rago se-Sumatera Barat, yang memperebutkan Piala Bergilir Evi Yandri Rajo Budiman Cup IV, resmi dibuka pada Jumat (11/7/2025) malam di Kelurahan Balai Gadang, Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah. Sebanyak 35 tim dari Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman turut serta dalam kompetisi yang berlangsung hingga 13 Juli 2025.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, membuka secara resmi festival tersebut. Dalam sambutannya, Evi Yandri Rajo Budiman, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan olahraga tradisional sepak Rago di tengah masyarakat.

“Permainan ini perlu dilestarikan untuk menghidupkan kembali semangat para pejuang dalam menghadapi penjajah,” ujarnya.

Menurutnya, sepak Rago merupakan tradisi masyarakat Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun dan mengandung nilai-nilai luhur. Ia menjelaskan perbedaan mendasar antara sepak Rago dan sepak takraw. “Jika sepak takraw saling berhadapan, saling menjatuhkan dan saling menyerang, Sepak Rago malah saling memberikan penampilan yang terbaik,” jelasnya.

Lebih lanjut, Evi Yandri menekankan bahwa sepak Rago mencerminkan kekompakan, ketangkasan, serta semangat sportivitas. “Tercermin kekompakan, ketangkasan, tidak ada sakit hati, tidak mau balas dendam dan selalu memberikan yang terbaik,” tambahnya. Permainan ini membutuhkan kerja tim dan kekompakan agar bola dapat bertahan lama di udara.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada masa penjajahan, sepak Rago digunakan sebagai cara untuk mengelabui penjajah, karena generasi muda saat itu dilarang belajar silat. Evi Yandri menambahkan bahwa dari 19 kabupaten dan kota di Sumatera Barat, sepak Rago saat ini hanya bertahan di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman. Bahkan, di Kota Padang, permainan ini hanya terdapat di Kecamatan Koto Tangah, Kuranji, dan Nanggalo. “Demikian juga Kabupaten Padang Pariaman. Sepak Rago hanya terdapat di sejumlah kecamatan di daerah tersebut,” pungkasnya.