Padang – Farhan Hibatullah Osril, seorang siswa MAN 2 Padang, telah mengharumkan nama sekolah dan Sumatera Barat dengan meraih medali perunggu di Kejuaraan Nasional V Kickboxing Indonesia 2025. Kompetisi yang berlangsung dari 28 November hingga 3 Desember di GOR Padepokan Silat TMII, Jakarta, ini menjadi ajang pembuktian bagi atlet muda tersebut.
Ahmad Asdi, Kepala MAN 2 Padang, mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh Farhan. “Tentunya kita berbangga dengan prestasi Farhan. Ini tidak hanya prestasi Sumatera Barat tapi juga prestasi bagi kita madrasah,” ujarnya.
Farhan, yang mewakili kontingen Sumatera Barat, bertanding pada nomor Junior Kicklight 57 kg. Kejuaraan nasional ini mempertemukan atlet-atlet dari berbagai provinsi yang bersaing dalam sejumlah nomor, termasuk Tatami Junior, Point Fighting Senior dan Junior, serta Ring Sport Senior.
Menurut Ahmad Asdi, pencapaian ini merupakan awal dari perjalanan panjang Farhan sebagai seorang atlet. Ia menekankan pentingnya kerja keras dan konsistensi latihan untuk mencapai level prestasi yang lebih tinggi. “Perjalanan ananda masih panjang terus meningkatkan prestasi. Tetap rutin berlatih agar ke depan bisa meraih hasil yang lebih baik. Kalau sekarang perunggu, mudah-mudahan berikutnya medali emas,” katanya.
Lebih lanjut, Ahmad Asdi mengingatkan Farhan untuk tetap menjaga keseimbangan antara olahraga dan pendidikan. Ia menekankan bahwa prestasi di bidang olahraga harus sejalan dengan tanggung jawab akademik. “Yang terpenting kemampuan akademik jangan sampai tertinggal. Yang dilihat itu tetap nilai rapor. Jangan sampai PBM ditinggalkan karena aktivitas olahraga. Keduanya harus saling mendukung,” ujarnya.
Selain itu, Ahmad Asdi juga berpesan agar Farhan tetap rendah hati dan tidak sombong atas prestasi yang telah diraih. Ia menilai bahwa sikap sombong dapat merugikan diri sendiri, sementara kemampuan yang dimiliki seharusnya digunakan untuk memberi teladan bagi teman-temannya.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, MAN 2 Padang akan memberikan penghargaan kepada Farhan berupa uang tunai yang bersumber dari dana komite.






