Dorong Harkitnas, Perkuat SDM di Era AI

oleh -27 Dilihat
rahmat-saleh:-jadikan-harkitnas-momentum-perkuat-sdm-di-era-ai
Rahmat Saleh: Jadikan Harkitnas Momentum perkuat SDM di Era AI

Jakarta – Anggota DPR RI Fraksi PKS Rahmat Saleh menilai peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 perlu dimaknai sebagai dorongan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di tengah derasnya arus perkembangan zaman, terutama di bidang teknologi digital dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Rahmat mengatakan, Harkitnas yang diperingati setiap 20 Mei bukan hanya mengenang lahirnya kesadaran nasional bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap zaman menuntut jawaban yang berbeda dari generasinya.

Jika pada masa awal kebangkitan nasional perjuangan difokuskan untuk membangun persatuan dan melawan penjajahan, maka tantangan generasi saat ini adalah bertahan sekaligus mampu bersaing di tengah transformasi digital yang bergerak sangat cepat.

“Hari Kebangkitan Nasional harus menjadi momentum untuk membangkitkan kualitas manusia Indonesia agar siap menghadapi era digital dan AI tanpa kehilangan nilai kemanusiaan,” kata Rahmat di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Ia menilai, perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar di banyak sektor, mulai dari pendidikan, dunia kerja, hingga kehidupan sosial masyarakat.

Sejumlah jenis pekerjaan juga mulai berubah dan menuntut kemampuan baru yang lebih adaptif terhadap teknologi.

Karena itu, menurut Rahmat, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pendidikan, kata dia, juga harus membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, literasi digital, dan etika dalam memanfaatkan teknologi.

“Teknologi tidak boleh membuat manusia kehilangan empati, rasa peduli, dan semangat gotong royong yang menjadi karakter bangsa,” ujarnya.

Rahmat juga menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan dan literasi digital agar transformasi teknologi tidak memunculkan kesenjangan baru di masyarakat.

Dalam momentum Harkitnas 2026, ia mengajak masyarakat menjaga semangat belajar dan terus menyesuaikan diri dengan perubahan zaman.

Menurut dia, kebangkitan bangsa di era modern bukan lagi sekadar perjuangan fisik, melainkan kemampuan membangun manusia yang unggul dan tetap berpegang pada nilai kebangsaan.

“Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang maju teknologinya, tetapi juga bangsa yang manusianya mampu menjaga persatuan, kepedulian sosial, dan jati dirinya,” katanya.

Rahmat berharap semangat kebangkitan nasional dapat menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas generasi yang dipersiapkan sejak sekarang.