Lubuk Sikaping – Pemerintah Kabupaten Pasaman meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam dengan menerima hibah kendaraan operasional dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). B
antuan ini diharapkan dapat memperkuat respons cepat dan efektivitas penanganan bencana di wilayah tersebut.
Pada Minggu (14/12/2025) malam, satu unit mobil pikap tiba di Rumah Dinas Bupati Pasaman, menandai realisasi dari upaya koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, upaya upaya koordinasi yang kita bangun selama ini membuahkan hasil,” ujar Bupati Pasaman Welly Suhery.
Ia menambahkan bahwa kendaraan ini akan sangat membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam mempercepat penanganan bencana di lapangan.
Kabupaten Pasaman, yang dikenal sebagai daerah rawan bencana, telah mengajukan permohonan hibah kepada BNPB melalui surat bernomor 360/1057/BPBD/2025.
Permohonan tersebut mencakup empat jenis bantuan logistik dan peralatan, termasuk kendaraan operasional jenis pikap dan tiga unit mesin chainsaw (gergaji mesin) ukuran besar dan sedang.
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kabupaten Pasaman, Desrianti, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan hasil dari komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Mobil pik-up kebencanaan itu akan segera difungsikan untuk distribusi logistik, mobilisasi personel, serta penanganan darurat di wilayah terdampak bencana,” ungkapnya.
Dengan tambahan armada ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap dapat meningkatkan kemampuan dalam memberikan respons cepat dan efektif terhadap bencana alam, serta meminimalkan dampak negatif yang mungkin timbul.






