Pekanbaru – Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menginisiasi serangkaian kegiatan bakti sosial yang melibatkan seluruh kepala sekolah SD dan SMP Negeri. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antar satuan pendidikan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.
Pada hari Kamis, kepala sekolah SD Negeri telah melaksanakan aksi bersih-bersih di lingkungan Dinas Pendidikan. Kegiatan dilanjutkan pada hari Jumat dengan melibatkan kepala sekolah SMP Negeri beserta perwakilan tenaga kependidikan dari masing-masing sekolah. Mereka melakukan pembersihan area dan penanaman pohon di sekitar kantor Disdik Kota Pekanbaru.
Menurut Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Kota Pekanbaru, Irpan Maidelis, kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial. “Di sini ada penanaman pohon, pembersihan sampah, daun-daun, serta perapian pekarangan di sekitar Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. Kami mengimbau seluruh kepala sekolah berpartisipasi dalam penghijauan dan menjaga keindahan lingkungan dinas,” ujarnya.
Irpan menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar-kepala sekolah serta menumbuhkan kecintaan terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Gerakan serupa akan dilaksanakan serentak di seluruh satuan pendidikan pada hari Sabtu, sesuai dengan surat edaran Disdik. “Mulai dari jenjang TK, SD, hingga SMP, seluruh sekolah di Pekanbaru akan melaksanakan gotong royong bersama sebagai bagian dari peringatan HGN tahun 2025 sekaligus mendukung penilaian Adipura Kota Pekanbaru,” jelas Irpan.
Lebih lanjut, Irpan menyampaikan bahwa peringatan HGN tahun ini mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Pihaknya mengajak seluruh guru untuk turut menyukseskan program-program Wali Kota Pekanbaru, termasuk gerakan penghijauan ‘Grand City’. “Kami juga mendorong sekolah-sekolah menerapkan konsep green school demi mendukung visi mewujudkan Pekanbaru Hijau,” katanya.
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru berharap bahwa momentum Hari Guru Nasional ini dapat menjadi pemantik gerakan bersama dalam merawat lingkungan, sebagai warisan penting bagi generasi masa depan.






