Wali Kota Pariaman Ajukan Pembentukan BLKK ke Kemenaker

oleh -121 Dilihat
wali-kota-pariaman-ajukan-pembentukan-blkk-ke-kemenaker
Wali Kota Pariaman Ajukan Pembentukan BLKK ke Kemenaker

Jakarta – Pemerintah Kota Pariaman berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pengajuan pendirian Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK). Permohonan tersebut secara resmi disampaikan oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, kepada Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, dalam audiensi yang berlangsung di Jakarta, Rabu (9/7).

Inisiatif ini diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam menghadapi tantangan keterampilan kerja di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda. Menurut Yota, BLKK akan berfungsi sebagai wadah pelatihan vokasi yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja, sekaligus mendukung program-program unggulan daerah. “Kami sangat berharap dukungan penuh dari Kementerian Ketenagakerjaan dalam mewujudkan BLKK di Kota Pariaman,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan menciptakan tenaga kerja yang kompeten serta tersertifikasi.

Lebih lanjut, Yota menjelaskan bahwa pendirian BLKK juga akan menopang program-program prioritas pembangunan SDM Kota Pariaman, seperti Satu Rumah Satu Sarjana Plus dan pelatihan praseleksi sekolah kedinasan.

Menanggapi usulan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, memberikan respons positif. Ia menilai bahwa inisiatif Pemerintah Kota Pariaman sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam memperluas akses pelatihan kerja berbasis komunitas dan pemerataan pengembangan SDM di berbagai daerah. “Saat ini Kementerian Ketenagakerjaan memang tidak menganggarkan bantuan infrastruktur, namun kami akan menindaklanjuti proposal pembentukan BLKK ini secara teknis melalui koordinasi dengan jajaran terkait,” ungkap Yassierli. Ia menegaskan prinsip dukungan terhadap penguatan kapasitas tenaga kerja daerah yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal.

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Ketenagakerjaan didampingi oleh sejumlah pejabat tinggi Kementerian Ketenagakerjaan, termasuk Sekretaris Jenderal Kemenaker RI, Cris Kutandi, Dirjen Binalavotas, Agung Nur Rohmad, dan Staf Khusus Menaker RI, Suko Muhab. Sementara itu, Wali Kota Pariaman turut didampingi oleh Kepala Dinas DPMPTSP dan Naker, Gusniyeti Zaunit, Kepala Dinas Dikpora, Hertati Taher, Plt. Kabid IKP, Zasnur Rahim, dan Plt. Kasubag RT, Syabran Jabar. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari Universitas Nasional PASIM, termasuk Prof. Dr. Armei Arif, M.Ag, Rinalwan Buchari, MBA/MIS (DUT), Riska Nurasyiah, S.Kom., M.Kom, dan Yuliandre Darwis, S.Sos., M.Mass.Comm., Ph.D.