IPSI Tanah Datar Gelar Ajang Silat Siliah Baganti

oleh -290 Dilihat
ipsi-tanah-datar-gelar-galanggang-siliah-baganti
IPSI Tanah Datar Gelar Galanggang Siliah Baganti

Batusangkar – Galanggang Siliah Baganti (GSB) ke-XII tingkat Nagari se-Kabupaten Tanah Datar resmi dibuka, menjadi wadah silaturahmi bagi para pesilat dari berbagai daerah di Luhak Nan Tuo. Ajang ini diharapkan dapat melestarikan budaya silat di tengah generasi muda.

Dalam sambutannya pada pembukaan GSB XII di Lapangan Cindua Mato, Jumat (27/6/2025), Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan harapannya agar silat semakin dikenal dan diminati oleh generasi muda. “Melalui kegiatan ini, semoga silat semakin dikenal dan bahkan diminati generasi muda untuk mendukung pelestarian budaya di Kabupaten Tanah Datar pada khususnya,” ujarnya.

Eka Putra mengakui bahwa GSB XII yang berlangsung dari tanggal 27-29 Januari 2025 merupakan pergelaran perdananya sejak memimpin daerah. Ia berjanji akan mengupayakan agar kegiatan ini dapat terlaksana setiap tahunnya. “Program IPSI Sumbar untuk silat masuk sekolah dibuktikan dengan mengadakan kegiatan ini. Mudah-mudahan pergelaran GSB dapat dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujarnya, seperti dilansir dari Kominfo Tanah Datar.

Lebih lanjut, Eka Putra menambahkan bahwa terlaksananya kegiatan ini berkat dukungan seluruh pihak, yang menunjukkan bahwa silat sebagai bagian dari budaya Minangkabau masih berkembang dan lestari di Tanah Datar. “Di era teknologi semakin pesat ini, pelestarian silat menjadi tanggung jawab bersama. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya GSB XII ini,” katanya.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, yang turut hadir dalam pembukaan GSB XII, mengungkapkan rasa harunya melihat antusiasme generasi muda Tanah Datar dalam pergelaran tersebut. “Masih banyak kami lihat, anak-anak muda yang tertarik akan silat ini. Kebanggaan sangat luar biasa kepada kalian semua, untuk ikut melestarikan salah satu kebudayaan Minangkabau,” ungkapnya.

Vasco Ruseimy juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengeluarkan kebijakan mewajibkan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat untuk melaksanakan ekstrakurikuler silat tradisi. “Tujuan untuk mewajibkan SMA sederajat dalam melaksanakan silat tradisi agar silat tidak luntur dan menjadi kebanggaan bagi generasi muda Minangkabau,” jelasnya.

Ketua IPSI Tanah Datar, Wel Ahmad, menjelaskan bahwa GSB pertama kali dilaksanakan pada periode Gubernur Sumatera Barat Hasan Basri Durin dan sempat vakum selama beberapa tahun. “Alhamdulillah, setelah vakum beberapa tahun dan di tengah efisiensi anggaran saat ini IPSI Tanah Datar bisa kembali menggelar GSB. Kami sangat bersyukur, kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh Pemerintah Daerah. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih,” tandasnya.