Gubernur Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Daerah

oleh -21 Dilihat
Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Kapolda Sumbar Irjen Pol Jawari bersilaturahmi untuk memperkuat sinergi keamanan daerah.

Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mempererat koordinasi dengan Kapolda Sumbar Irjen Pol Jawari di Istana Gubernuran pada Jumat (16/10/2026).

Pertemuan tersebut bertujuan memantapkan sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta keselamatan masyarakat.

Mahyeldi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Sumatera Barat.

Fokus utama kerja sama ini mencakup pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, mitigasi bencana, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kunjungan Pak Kapolda beserta jajaran menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi demi kepentingan masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Ia menambahkan bahwa koordinasi yang baik akan mempermudah penanganan berbagai persoalan daerah secara bersama-sama.

Gubernur menilai respons terpadu antara pemerintah dan aparat penegak hukum merupakan langkah mutlak agar pelayanan publik berjalan optimal.

Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi didampingi Sekretaris Daerah, Asisten I, serta sejumlah kepala dinas dan biro terkait di lingkungan Pemprov Sumbar.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Jawari menegaskan komitmen institusinya untuk terus mengawal agenda pembangunan daerah melalui keterpaduan tugas.

Ia menyatakan bahwa seluruh operasional kepolisian harus berorientasi penuh pada perlindungan warga.

“Integrasi tugas kita dalam menjaga kamtibmas, ujungnya adalah menjaga keselamatan rakyat,” tegas Jawari.

Jawari menekankan bahwa pihak kepolisian memiliki komitmen kuat untuk menekan angka kejahatan demi menjamin perlindungan bagi masyarakat.

Penguatan koordinasi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi seluruh warga Sumatera Barat.

Sinergi antara Pemprov Sumbar dan Polda Sumbar menjadi instrumen utama dalam menghadapi ancaman keamanan serta potensi bencana di wilayah tersebut.