Perbaiki Tanggul Jebol, Gubernur Mahyeldi Normalisasi Sungai Kuranji

oleh -15 Dilihat
respons-cepat-gubernur-mahyeldi-tuai-apresiasi-warga-kuranji,-tiga-alat-berat-telah-bekerja-pulihkan-tanggul-jebol
Respons Cepat Gubernur Mahyeldi Tuai Apresiasi Warga Kuranji, Tiga Alat Berat Telah Bekerja Pulihkan Tanggul Jebol

Padang – Pemulihan akses transportasi dan normalisasi Sungai Batang Guo di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, menjadi prioritas utama pascabanjir yang melanda kawasan tersebut. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengerahkan tiga unit alat berat untuk memperbaiki tanggul yang jebol guna mencegah potensi banjir susulan.

Respons cepat ini dilakukan setelah Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau langsung lokasi bencana. Selain memperbaiki tanggul, petugas telah membersihkan material sisa banjir yang sempat menutupi badan jalan, sehingga mobilitas masyarakat kini berangsur normal.

Ketua RT 02 RW 06 Kelurahan Kuranji, Ardi Nansyah Putra Antoni, mengapresiasi langkah sigap pemerintah dalam menangani situasi darurat di wilayahnya. Ia menilai kehadiran alat berat sangat krusial karena bencana kali ini merupakan kejadian ketiga yang menimpa warga setempat.

“Kami memuji langkah cepat Gubernur dan jajaran yang telah menerjunkan alat berat ke lokasi kami. Musibah ini sangat besar, bahkan sudah yang ketiga kalinya terjadi di wilayah kami,” ujar Ardi, Rabu (5/8/2026).

Ardi menjelaskan, saat banjir menerjang pada Senin (3/8) lalu, sebanyak 17 warga sempat terjebak di tengah luapan air. Beruntung, evakuasi berlangsung cepat oleh tim SAR sehingga tidak ada korban jiwa yang jatuh dalam peristiwa tersebut.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Penanganan Tim SAR sangat cepat sehingga seluruh warga yang terjebak bisa diselamatkan,” tambahnya.

Rasa lega juga dirasakan oleh Neli (48), salah satu warga setempat. Ia mengaku sempat khawatir dengan keselamatan keluarganya saat debit air meningkat drastis akibat hujan di wilayah hulu, namun kini merasa lebih tenang setelah perbaikan tanggul dimulai.

“Kami sangat terbantu. Sekarang alat berat sudah menutup kembali bibir sungai dan jalan mulai bisa dilalui. Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Padang,” ungkap Neli.

Saat ini, Pemerintah Provinsi Sumbar terus mengintensifkan koordinasi dengan Pemkot Padang untuk menyelesaikan normalisasi sungai secara menyeluruh. Upaya ini dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk meminimalisir risiko banjir di kawasan yang dikategorikan sebagai zona merah tersebut.