Padang Pariaman – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kini membidik penerapan teknologi pengelolaan sampah modern untuk mengatasi persoalan limbah di daerahnya. Inisiatif ini menjadi prioritas pemda demi menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat.
Kepala Dinas Perkimtan LH Pesisir Selatan, Roli Buchari, mengatakan bahwa pihaknya tengah mematangkan konsep pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan. Rencana tersebut disusun setelah pemda melakukan studi banding ke berbagai fasilitas pengolahan limbah di Pulau Jawa.
“Pemkab Pesisir Selatan sedang menyusun konsep pengelolaan sampah modern,” ujar Roli usai mengikuti Rapat Koordinasi bersama Menteri Lingkungan Hidup di Padang Pariaman, Selasa (14/7).
Menurut Roli, rapat koordinasi bersama Menteri Lingkungan Hidup menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi lintas instansi. Ia berharap dukungan penuh pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi sistem pengelolaan limbah tersebut di lapangan.
Dalam agenda yang sama, Menteri Lingkungan Hidup sempat meninjau langsung inovasi pengelolaan sampah berbasis kawasan yang digadang sebagai model percontohan. Kunjungan kerja tersebut juga diisi dengan aksi nyata berupa penanaman pohon mangrove dan kelapa, serta pencanangan Gerakan Taubat Ekologis Nasional di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat.
Roli optimistis, adopsi teknologi ini akan menjadi solusi efektif dalam menekan volume limbah secara signifikan. Dengan dukungan pusat, ia yakin target lingkungan yang bersih dan berkelanjutan di Pesisir Selatan segera terwujud.






