Pemko Solok Manfaatkan Dana Rp108 Miliar Percepat Pembangunan Infrastruktur

oleh -12 Dilihat
genjot-pembangunan,-pemko-solok-manfaatkan-dana-tkd-rp108-miliar-untuk-sektor-prioritas
Genjot Pembangunan, Pemko Solok Manfaatkan Dana TKD Rp108 Miliar untuk Sektor Prioritas

Solok – Pemerintah Kota (Pemko) Solok mengalokasikan dana tambahan sebesar Rp108 miliar dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2026 untuk mempercepat pemulihan pascabencana dan penguatan infrastruktur. Langkah ini diambil sebagai strategi utama dalam meningkatkan kualitas hidup warga dan ketahanan wilayah.

Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang tepat sasaran agar memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Ia memastikan bahwa dana tersebut difokuskan pada sektor esensial, mulai dari rehabilitasi kawasan terdampak hingga penguatan ekonomi warga.

“Setiap rupiah dana TKD harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, kami memprioritaskan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar warga, mulai dari pemulihan kawasan terdampak bencana, peningkatan infrastruktur, hingga penguatan sektor ekonomi,” ujar Ramadhani, Senin (6/7/2026).

Porsi terbesar dari dana tersebut digelontorkan untuk sektor infrastruktur dengan nilai mencapai lebih dari Rp57 miliar. Anggaran ini mencakup perbaikan jalan utama, pembangunan gedung pelayanan publik, serta penyediaan penerangan jalan umum.

Selain infrastruktur, Pemko Solok juga mengalokasikan Rp15,3 miliar untuk sektor perumahan. Dana ini menyasar rehabilitasi rumah korban bencana, program bedah rumah tidak layak huni, serta penataan prasarana di 29 kawasan permukiman.

Mitigasi bencana hidrometeorologi turut menjadi perhatian dengan kucuran dana Rp5,01 miliar. Anggaran tersebut digunakan untuk rehabilitasi irigasi, pembangunan penahan tebing sungai, serta pemasangan pintu air otomatis di aliran Batang Lembang.

Pemerintah daerah juga menyisihkan dana pendukung untuk pemulihan ekonomi masyarakat sebesar Rp4,5 miliar dan sektor sosial sebesar Rp3,9 miliar. Seluruh program ini ditargetkan rampung sebelum akhir tahun 2026.

Ramadhani berharap, serangkaian pembangunan ini mampu menciptakan wajah baru bagi daerahnya. “Harapan kami, pembangunan ini dapat menghadirkan Kota Solok yang semakin maju, aman, nyaman, sejahtera, dan tangguh menghadapi bencana,” pungkasnya.