Solok – Gelaran FE Cup II 2026 resmi berakhir dengan menobatkan MMP FC B sebagai kampiun usai memenangkan duel sengit melawan MMP FC A melalui adu penalti 4-3. Pertandingan final yang berlangsung di Stadion H. Marah Adin, Sabtu (4/7/2026) tersebut menjadi puncak dari kompetisi yang diikuti oleh 32 klub elite se-Sumatera.
Berkat kemenangan tersebut, MMP FC B berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp150 juta. Sementara MMP FC A yang harus puas menjadi runner-up mendapatkan hadiah Rp100 juta.
Posisi ketiga turnamen bergengsi ini diraih oleh Saga FC asal Kabupaten Sijunjung yang mengantongi Rp50 juta. Adapun Three Boy FC menempati peringkat keempat dengan perolehan uang pembinaan Rp20 juta.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menegaskan bahwa ajang ini merupakan sarana strategis untuk menanamkan nilai sportivitas bagi para atlet muda. Ia berharap turnamen ini menjadi langkah awal bagi para pemain untuk mengembangkan karier hingga ke level nasional.
“Turnamen ini bukan sekadar mengejar juara, melainkan momentum menumbuhkan semangat fair play di tengah masyarakat,” ujar Ramadhani saat menutup acara.
Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Pelaksana FE Cup II, Deni Eka Surya, menilai turnamen ini sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan sepak bola daerah. Menurutnya, fokus utama penyelenggaraan adalah menjaring talenta-talenta berkualitas yang siap bersaing di kompetisi yang lebih tinggi.
Pemerintah Kota Solok berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan bakat generasi muda melalui penyediaan sarana olahraga yang representatif. Dukungan ini diharapkan mampu memunculkan bibit-bibit pesepak bola potensial yang dapat mengharumkan daerah.
Selain gelar juara tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain dengan performa individu terbaik. Rocky Mandosir terpilih sebagai pemain terbaik, Hugo Samir menyabet gelar top skorer dengan sembilan gol, dan Jandia Eka Putra dinobatkan sebagai penjaga gawang terbaik.






