Imelda Sari Dorong Fast Track Haji di Bandara

oleh -40 Dilihat
sambut-jemaah-haji-di-bim,-imelda-sari-minta-layanan-fast-track-diterapkan-di-lebih-banyak-bandara
Sambut Jemaah Haji di BIM, Imelda Sari Minta Layanan Fast Track Diterapkan di Lebih Banyak Bandara

Padang Pariaman – Angkasa Pura Indonesia mendorong perluasan layanan fast track keimigrasian untuk jemaah haji ke lebih banyak bandara embarkasi. Layanan ini dinilai terbukti mempercepat proses, memangkas antrean, dan memberi kenyamanan lebih besar bagi jemaah.

Komisaris Independen Angkasa Pura Indonesia, Imelda Sari, menyampaikan hal itu saat menyambut kedatangan 390 jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Padang di Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (3/6/2026) malam.

Imelda hadir bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Sumatera Barat, Muhammad Rifki. Kedatangan jemaah berlangsung lancar. Mereka turun melalui garbarata yang telah disiapkan untuk memberi kenyamanan seusai menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.

Ia mengatakan, penerapan fast track di sejumlah bandara embarkasi telah menunjukkan hasil positif. Dari pemantauan di Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng dan Adi Soemarmo, pelayanan jemaah berjalan lebih cepat dan efisien.

“Fast track itu sangat membantu. Ini hasil kerja sama InJourney Airports dengan Imigrasi. Ke depan dapat ditingkatkan bukan hanya di empat bandara, tetapi juga di beberapa bandara lainnya termasuk di BIM,” kata Imelda.

Menurut dia, perluasan layanan itu menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan jemaah, baik saat berangkat ke Tanah Suci maupun ketika pulang ke Indonesia.

“Fast track ini salah satu jalan keluar sehingga tidak ada lagi penumpukan jemaah haji. Mudah-mudahan peningkatan layanan jemaah haji kita akan terus makin baik dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Imelda juga menegaskan komitmen Angkasa Pura Indonesia untuk terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan jemaah haji melalui fasilitas bandara yang lebih modern, nyaman, dan terintegrasi.

Sementara itu, Muhammad Rifki memastikan seluruh jemaah Kloter 1 Debarkasi Padang tiba dengan selamat di Tanah Air. Namun, seorang jemaah masih menjalani perawatan di Arab Saudi sehingga belum bisa pulang bersama rombongan.

“Ada satu orang jemaah yang sakit dan masih menjalani perawatan sehingga akan diberangkatkan pada kloter berikutnya,” kata Rifki.

Ia menambahkan, hingga kini ada lima jemaah asal Debarkasi Padang yang wafat di Tanah Suci. Seluruhnya telah dibadalkan hajinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Kedatangan Kloter 1 menjadi tanda dimulainya proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang dari Arab Saudi. Dalam beberapa pekan ke depan, PPIH Debarkasi Padang akan menerima kepulangan jemaah secara bertahap hingga seluruh rombongan kembali ke daerah masing-masing.