DPD Gebu Minang Jabar Resmi Dikukuhkan 2026-2031

oleh -34 Dilihat
solidkan-rantau-dan-ranah,-pengurus-dpd-gebu-minang-jabar-periode-2026–2031-resmi-dikukuhkan
Solidkan Rantau dan Ranah, Pengurus DPD Gebu Minang Jabar Periode 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

Bandung – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (DPD Gebu Minang) Jawa Barat resmi melantik jajaran pengurus baru untuk masa bakti 2026-2031 di Aula Balai Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026).

Pelantikan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gebu Minang, Dr. H. Oesman Sapta Odang. Dalam prosesi itu, Oesman mengukuhkan Ir. Mulya Dt. Rajo Intan sebagai Ketua DPD Gebu Minang Jawa Barat terpilih bersama seluruh jajaran pengurusnya.

Sejumlah tokoh Minangkabau dari tingkat nasional hingga daerah turut hadir dalam agenda tersebut. Di antaranya Wakil Ketua DPP Gebu Minang yang juga mantan Wali Kota Padang, Letkol Laut (Purn) Dr. H. Fauzi Bahar, M.Si Datuak Sati, yang kini juga menjabat Ketua Umum LKAAM Sumatera Barat.

Hadir pula perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Wali Kota Padang Fadly Amran, perwakilan Wali Kota Bandung, serta para pengurus Gebu Minang dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Oesman Sapta Odang atau yang akrab disapa OSO menekankan pentingnya peran organisasi itu dalam menjaga persatuan masyarakat Minang di perantauan. Ia juga berharap kepengurusan baru mampu memberi kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi dan pelestarian adat budaya Minangkabau di Jawa Barat.

Kehadiran Fauzi Bahar dan para tokoh senior menjadi penanda dukungan penuh dari struktur pusat dan para tetua adat ranah Minang. Momentum ini juga diharapkan mempercepat pelaksanaan program kerja DPD Gebu Minang Jawa Barat, terutama dalam membangun kolaborasi dan peluang investasi antara masyarakat “rantau” di Jawa Barat dan “ranah” di Sumatera Barat.

Acara pengukuhan mengusung tema “Sinergi Rantau dan Ranah dalam Menguatkan Ekonomi dan Budaya Minangkabau” dan berjalan lancar hingga selesai.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama dan silaturahmi antara tokoh, mahasiswa, serta masyarakat Minang yang menetap di Jawa Barat.