Pesisir Selatan – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan tengah mempersiapkan perayaan Hari Jadi Kabupaten (HJK) ke-78 yang akan jatuh pada 15 April 2026 mendatang. Rangkaian acara akan diwarnai dengan nuansa budaya daerah yang kental.
Persiapan tersebut dimatangkan dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Senin (9/3/2026).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syahrizal Antoni, memimpin rapat yang dihadiri oleh pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan.
Salah satu fokus utama pembahasan adalah pakaian adat yang akan dikenakan selama perayaan.
Bundo Kanduang Kabupaten Pesisir Selatan mengusulkan agar perempuan mengenakan baju kurung basiba yang dipadukan dengan kain songket Pandai Sikek atau Silungkang serta tingkuluak sebagai penutup kepala.
Sementara itu, laki-laki disarankan mengenakan pakaian adat Taluak Balango.
Warna merah, kuning, atau hitam, yang merupakan simbol budaya Minangkabau, akan menjadi pilihan utama.
Perayaan HJK ke-78 akan dipusatkan di GOR Zaini Zain, Painan.
Dekorasi lokasi acara akan didominasi oleh unsur budaya Minangkabau, termasuk pemasangan tirai adat tiga warna dan panggung berhiaskan elemen lamin.
Berbagai kegiatan budaya dan hiburan masyarakat telah disiapkan untuk memeriahkan HJK Pesisir Selatan.
Festival Pawai Budaya yang melibatkan seluruh kecamatan, penampilan tari tradisional Tari Maelo Pukek, dan makan bajamba menjadi beberapa agenda utama.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan juga akan menggelar lomba biola dan pertunjukan sanggar seni di kawasan Carocok Painan, serta menyediakan area kuliner.
Dinas Komunikasi dan Informatika akan menayangkan testimoni dari 10 tokoh Pesisir Selatan mengenai perkembangan daerah.
Koordinasi lanjutan bersama Bupati dan Ketua Tim Penggerak PKK akan segera dilakukan untuk memfinalisasi kebijakan terkait pakaian adat dan teknis pelaksanaan kegiatan.






