Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menawarkan relokasi sementara ke rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) bagi warga yang terdampak banjir. Tawaran ini menyusul laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem beberapa hari ke depan.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan imbauan ini saat meninjau langsung lokasi terdampak banjir di Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Minggu (4/1/2025).
“Kepada masyarakat yang saat ini berada dalam zona bahaya, kami minta sekali untuk relokasi sementara dulu,” ujar Fadly Amran.
Fadly menambahkan, Pemko Padang telah menyiapkan 10 unit Rusunawa sebagai tempat relokasi sementara.
Pihaknya juga telah menginstruksikan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) untuk melakukan perbaikan yang diperlukan agar Rusunawa nyaman ditempati.
“Jadi sekali lagi kami minta, mohon warga yang berada di daerah rawan seperti di Nanggalo ini berkenan untuk direlokasi dulu,” tegasnya.
Menanggapi instruksi Wali Kota, Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Raf Indria, menyatakan kesiapannya.
“Saat ini 10 unit bisa ditempati sambil dilakukan perbaikan ringan. Dan ke depan juga akan dilaksanakan perbaikan bagi unit-unit lain yang membutuhkan perhatian lebih,” pungkas Raf Indria.






