Padang – PT Artama Sentosa Indonesia (ASI), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah medis, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana alam di Guo Lubuak Tampuruang, Kuranji, Kota Padang, melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Sumatera Barat. Bantuan tersebut diserahkan langsung pada hari Jumat (5/12/2025).
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako, peralatan dapur, peralatan kebersihan, karpet, dan kebutuhan lainnya. Tim dari PT ASI bersama dengan tim PMI Sumbar terjun langsung ke lokasi bencana untuk menyerahkan bantuan tersebut.
Menurut pimpinan PT ASI, R. Yusuful Adha Thamrin Rifai, penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar, sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR). “Jangan lihat volumenya, tapi lihat perhatiannya,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Insya Allah kita nanti akan mengajak juga kawan-kawan sesama perusahaan pemusnah limbah medis yang beroperasi di daerah ini untuk memberi perhatian juga kepada para korban bencana alam yang terjadi hampir di semua wilayah di Sumatera Barat ini.”
Sekretaris PMI Sumbar, Refdiamond, menyatakan bahwa bantuan tersebut diserahkan melalui tim PMI Kota Padang yang telah berada di posko Guo Lubuak Tampuruang sejak hari pertama banjir bandang, 28 November lalu. PMI Kota Padang kemudian menyusun daftar nama penerima bantuan sesuai dengan kuota yang tersedia.
Refdiamond juga menyampaikan komitmen PMI untuk terus menggalang bantuan. “Insya Allah kita akan terus menggalang bantuan untuk mempercepat pemulihan kembali kehidupan warga, baik dengan bantuan darurat, upaya pembangunan hunian sementara bagi pengungsi yang rumahnya hancur luluh,” katanya didampingi Ketua Bidang Humas PMI Sumbar, Eko Yanche Edrie.
Sehari sebelumnya, bantuan dari PT ASI secara resmi diserahkan kepada PMI dan diterima oleh Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar, yang didampingi oleh senator dari Jawa Barat, Alfiansyah Bustami, atau yang lebih dikenal dengan sapaan Komeng. Komedian Komeng hadir di Sumatera Barat sebagai relawan PMI Pusat untuk memberikan trauma healing di beberapa titik pengungsian.






