Koto Gadang Gelar Silaturahmi, Pererat Persaudaraan Pandeka Minang

oleh -241 Dilihat
silaturahmi-pandeka-minang-ke-5,-pererat-persaudaraan-pesilat-di-koto-gadang
Silaturahmi Pandeka Minang ke-5, Pererat Persaudaraan Pesilat di Koto Gadang

Koto Gadang – Perguruan Pencak Silat Talago Biru Indonesia sukses menyelenggarakan acara “Silaturahmi Pandeka Minang ke-5” yang berfokus pada pelestarian nilai-nilai budaya Silek Minangkabau. Acara yang berlangsung pada 9 November 2025, di Aula Kantor Wali Nagari Koto Gadang, dihadiri oleh puluhan pesilat dari berbagai perguruan di Minangkabau, tokoh masyarakat, serta undangan khusus lainnya.

Menurut keterangan tertulis yang diterima dari Humas UNP pada Sabtu (22/11/2025), kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antar pesilat Minangkabau. Selain itu, acara ini juga menjadi momentum kebersamaan untuk memperdalam pemahaman nilai-nilai Silek dan menyusun langkah bersama demi kemajuan silek tradisi ke depan. Suasana keakraban dan semangat persaudaraan sangat terasa sepanjang acara berlangsung.

Ketua Pelaksana, Musriza, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara ini. “Kami sangat berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam acara ini. Semoga silaturahmi ini dapat terus terjaga dan memperkuat persatuan kita sebagai pesilat Minangkabau,” ujarnya.

Sekretaris acara, Rahmadsyah, menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda rutin tahunan untuk terus menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur Silek Minangkabau. Guru Tuo PPS Talago Biru Indonesia, Afrizal Chan, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Ia berharap agar semangat silaturahmi ini dapat terus membara di kalangan pesilat muda Minangkabau. “Silek bukan hanya tentang bela diri, tetapi juga tentang menjaga nilai-nilai budaya dan mempererat persaudaraan,” katanya.

Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP, Nurul Ihsan, memberikan sambutan hangat dan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan pelestarian budaya Silek Minangkabau. “Saya sangat mengapresiasi inisiatif Perguruan Pencak Silat Talago Biru Indonesia yang telah menyelenggarakan acara silaturahmi ini,” ujarnya.

Nurul Ihsan menambahkan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk mempererat tali persaudaraan antar pesilat, memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai Silek, serta menyusun langkah-langkah strategis untuk kemajuan Silek tradisi di masa depan. “Kehadirannya menambah semangat bagi para peserta untuk terus mengembangkan dan melestarikan seni bela diri tradisional ini,” ungkapnya. Ia juga berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan pelestarian dan pengembangan Silek Minangkabau, serta siap berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan-perguruan Silek, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pembinaan Silek di kalangan generasi muda.

Silek Minangkabau bukan hanya sekadar seni bela diri, tetapi juga merupakan bagian penting dari identitas dan budaya. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, seperti keberanian, kejujuran, dan persaudaraan, harus terus dijaga dan lestarikan.