Siswa SD Juara Pekanbaru Tampilkan Kreasi “Melayu Around World

oleh -155 Dilihat
wakil-wali-kota-pekanbaru-apresiasi-“melayu-around-the-world”-di-sd-juara-pekanbaru
Wakil Wali Kota Pekanbaru Apresiasi “Melayu Around the World” di SD Juara Pekanbaru

Pekanbaru – SD Juara Pekanbaru menggelar acara “English and Art Performance” pada hari Sabtu, 22 November 2025, dengan tema “Melayu Around the World,” yang bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan kreativitas siswa. Acara ini mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Pekanbaru.

Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif SD Juara dalam menyelenggarakan kegiatan yang kreatif dan inspiratif. Menurutnya, kegiatan ini merupakan kontribusi penting bagi perkembangan generasi muda. “Saya mengapresiasi SD Juara Pekanbaru yang terus menghadirkan kegiatan-kegiatan inspiratif. Kegiatan ini memberi ruang bagi anak-anak untuk tampil, mencoba berani, dan bermimpi lebih tinggi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Markarius menjelaskan bahwa acara ini bukan hanya sekadar pertunjukan seni, tetapi juga wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, dan potensi mereka. “Ini lebih dari sekadar pertunjukan. Ini adalah simbol bahwa anak-anak Pekanbaru mampu melangkah ke dunia global tanpa kehilangan akar budayanya,” katanya.

Tema “Melayu Around the World” dinilai sebagai jembatan yang menghubungkan identitas lokal dengan wawasan internasional. Melalui tema ini, siswa tidak hanya mengenal budaya Melayu, tetapi juga belajar bagaimana menempatkan diri dalam konteks global.

Markarius juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris bagi generasi muda. Ia menyatakan bahwa bahasa Inggris saat ini bukan lagi sekadar kemampuan tambahan, melainkan sebuah kebutuhan di era modern. “Menguasai bahasa Inggris adalah kebutuhan, bukan lagi pilihan. Bahasa Inggris membuka jendela dunia. Dengan kemampuan ini, anak-anak bisa mengenal budaya lain sambil tetap menjaga marwah diri dan kampung halaman,” tegasnya.

Kepala SD Juara Pekanbaru, Suriksodi Saputro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi sekolah dalam mempersiapkan kompetensi masa depan bagi siswa. “Kedepan tantangan anak-anak akan berbeda. Mereka tidak hanya harus mampu memecahkan masalah, tetapi juga mampu berkolaborasi. Momen seperti ini menjadi sarana mereka berlatih bekerja sama, mempersiapkan penampilan, dan menggabungkan apa yang selama ini mereka pelajari,” pungkasnya.