Pemko Padang Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Pasar Gadang

oleh -147 Dilihat
pemko-dan-baznas-padang-salurkan-bantuan-pada-korban-kebakaran-di-pemancungan
Pemko dan BAZNAS Padang Salurkan Bantuan pada Korban Kebakaran di Pemancungan

Padang – Pemerintah Kota Padang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Pemancungan, Kelurahan Pasar Gadang, Kecamatan Padang Selatan. Bantuan tersebut diserahkan pada hari Selasa (14/10/2025) di Masjid Darussalam, Jalan Pemancungan.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa warga. “Kami menyampaikan rasa keprihatinan atas ujian yang Bapak Ibu terima. Kita hidup memang diuji oleh Allah SWT, sebagaimana firman Allah yang artinya, Allah menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kamu,” ujarnya.

Pemerintah Kota Padang menyalurkan Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) senilai Rp 161 juta kepada 36 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak. Sementara itu, Baznas Kota Padang memberikan bantuan sebesar Rp 54 juta.

“Bantuan yang kita berikan bervariasi, tergantung kondisi rumah dan status kepemilikannya. Bantuan ini sudah ditransfer ke rekening masing-masing korban. Kemudian dari Baznas menyalurkan bantuan sebesar Rp1,5 juta untuk setiap KK. Jadi, total bantuan yang kita serahkan hari ini senilai Rp 215 juta,” jelas Maigus. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak musibah dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. “Mudah-mudahan segala bantuan dan kepedulian kita bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” tuturnya.

Fajar Pratama, Ketua RT 03 RW 05 Kelurahan Pasar Gadang, mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Padang. Ia mengatakan bahwa seluruh warganya yang terdampak kebakaran telah menerima bantuan. “Bantuan yang disalurkan terdiri dari tiga tipe. Untuk pemilik rumah, bantuannya sebesar Rp 10 juta atau Rp 5 juta tergantung ukuran rumah. Sedangkan bagi penyewa atau pengontrak, masing-masing menerima Rp 2 juta,” terangnya.

Kebakaran yang terjadi pada 9 Oktober 2025 lalu, sekitar pukul 10.51 WIB, menghanguskan 19 rumah dan berdampak pada 2 rumah lainnya, sehingga total 36 KK atau 121 jiwa menjadi korban.