Pekanbaru – Persatuan Binaraga dan Fitness (PBFI) Provinsi Riau berupaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet melalui pelatihan pelatih nasional. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 5 September 2025, ini bertujuan untuk membekali para pelatih dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan.
Ketua Panitia, Irvan Sagita Tanwir, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat kerja tahun 2024. “Kegiatan ini sebagai tindak lanjut hasil rapat kerja tahun 2024 lalu,” ujarnya. Ia menambahkan, langkah ini strategis untuk memastikan setiap atlet di Riau didampingi pelatih resmi yang kompeten dan bersertifikasi.
Menurut Irvan, keberadaan pelatih tidak hanya penting dalam pembinaan, tetapi juga dalam akuntabilitas anggaran. Pelatihan ini juga dipersiapkan untuk menghadapi agenda olahraga besar Riau, yaitu Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Dumai dan Siak pada tahun 2026.
Materi pelatihan mencakup aspek konseptual dari PBFI Pusat, termasuk anatomi tubuh, gizi olahraga, dan teknik pelatihan. “Untuk di hari pertama, para peserta mendapatkan materi konseptual langsung dari perwakilan PBFI Pusat, termasuk narasumber yang membawakan topik seputar anatomi tubuh, gizi olahraga, hingga praktik teknik pelatihan,” jelas Irvan. Sesi lanjutan akan melibatkan praktik langsung di pusat kebugaran untuk memperdalam keterampilan melatih sesuai standar internasional.
Irvan menekankan pentingnya menciptakan pelatih yang kompeten, berkualitas, dan profesional. “Kami ingin menciptakan pelatih-pelatih yang berkompetensi, berkualitas, dan mampu menjadi trainer profesional di bidangnya,” katanya. Ia menambahkan bahwa pelatihan resmi oleh induk organisasi olahraga akan memberikan kredibilitas tinggi dan pengakuan nasional bagi para pelatih. “Langkah terbaik adalah pelatihan resmi yang diselenggarakan langsung oleh induk organisasi olahraga. Dengan begitu, pelatih yang lahir dari sini punya kredibilitas tinggi dan diakui secara nasional,” tutupnya.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBFI Pusat, Yopi Irawan, Ketua PBFI Provinsi Riau Kusworo Mahardi, Kabid Kesehatan KONI Riau Nuzelli Husnedi, serta peserta dari 12 kabupaten/kota di Riau.






