Kota Padang Matangkan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana

oleh -145 Dilihat
kota-padang-matangkan-pengkajian-kebutuhan-pascabencana
Kota Padang Matangkan Pengkajian Kebutuhan Pascabencana

Padang – Pemerintah Kota Padang meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna). Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk tim yang kompeten dalam melakukan penghitungan dan pengkajian kebutuhan pascabencana.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menekankan pentingnya mitigasi bencana mengingat kondisi geografis dan geologis Kota Padang yang rawan terhadap berbagai ancaman. “Penanggulangan bencana merupakan bagian dari program pembangunan nasional pada umumnya dan mendapat tempat prioritas oleh Pemko Padang,” ujarnya saat membuka Bimtek di Kawana Hotel. Menurutnya, upaya ini bermuara pada pembangunan ketahanan masyarakat Kota Padang terhadap bencana.

Bimtek ini diharapkan dapat membantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam menyusun dokumen pengkajian kebutuhan pascabencana dan meningkatkan efektivitas penanganan bencana. Pengkajian tersebut mencakup identifikasi dan perhitungan kerusakan serta kerugian fisik dan nonfisik yang meliputi berbagai aspek pembangunan, termasuk manusia, perumahan, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lintas sektor.

Maigus Nasir menjelaskan bahwa penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang baik memerlukan sumber daya manusia yang mampu melaksanakan kajian kebutuhan pascabencana secara tepat dan terpadu. “Karena perencanaan itu 50 persen. Kalau perencanaannya sudah oke, maka realisasinya tinggal 50 persen lagi,” ungkapnya mengutip pernyataan Wali Kota Padang.

Bimtek ini sejalan dengan misi ke-6 Pemko Padang, yaitu menguatkan jaringan ketahanan bencana dan Program Unggul (Progul) Padang Sigap. Lebih lanjut, Maigus Nasir menyampaikan bahwa Kota Padang akan melaksanakan simulasi tsunami pada November 2025 dengan melibatkan 250 ribu warga. Simulasi ini bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan kota dalam menghadapi ancaman tsunami.