Pekanbaru – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-9 tingkat Kelurahan Pebatuan, Kecamatan Kulim, resmi dibuka pada Minggu, 31 Agustus 2025, dengan harapan dapat memperkuat program “Pekanbaru Cinta Al-Qur’an”. Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana untuk menyebarkan syiar Islam.
Markarius menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah, menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Tentunya hal ini sejalan dengan salah satu program pemerintah kota Pekanbaru yaitu Pekanbaru Cinta Al-Qur’an,” ujarnya, “yakni sebuah gerakan yang bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, memperkuat nilai-nilai keimanan serta menjadikan kitab suci Al-Qur’an sebagai pedoman di segala aspek kehidupan.”
Menurut Markarius, pelaksanaan MTQ ini merupakan bagian penting dari upaya masyarakat dalam mewujudkan visi dan misi kota Pekanbaru. Ajang ini juga diharapkan menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, memperkokoh persatuan, serta memperkuat jati diri Pekanbaru sebagai kota yang religius dan berbudaya.
“Dan juga ajang ini bukan hanya semata-mata untuk mencari juara, tetapi juga untuk memperdalam pemahaman dan cinta terhadap Al-Qur’an,” kata Markarius. Ia berharap, “Semoga dari MTQ ini akan melahirkan qori-qoriah terbaik yang akan membawa harum nama kota Pekanbaru.”
Camat Kulim, Fajri Adha, menuturkan bahwa kemeriahan MTQ ke-9 ini diawali dengan pawai ta’aruf yang diikuti oleh para peserta dan disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Kehadiran Wakil Wali Kota Pekanbaru, menurutnya, menjadi bukti kedekatan pemerintah dengan masyarakat.
“Kita sampaikan bahwa masyarakat sendirilah yang mengundang Bapak Markarius sebagai Wakil Wali Kota Pekanbaru dan alhamdulillah beliau hadir,” jelas Fajri, “Itu menunjukkan adanya rasa kebersamaan yang kuat antara pemerintah kota dan warganya.”
Fajri menambahkan, “Tentunya harapan kita, semangat MTQ ini bisa menghidupkan minat membaca dan mencintai Al-Qur’an.” Ia juga menyampaikan arahan Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengenai program “Pekanbaru Cinta Al-Qur’an”, “bahwa setiap masjid nantinya akan menjadi pusat pelatihan tahsin dan pemahaman Al-Qur’an.”
Acara tersebut turut dihadiri oleh Lurah Pebatuan, Suwandi Nasution, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua LPM Kelurahan, Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta undangan lainnya.






