DPRD Dukung Penuh Program MBG, SPPG Kelima Diresmikan di Payakumbuh

oleh -283 Dilihat
dprd-dukung-penuh-program-mbg,-sppg-kelima-diresmikan-di-payakumbuh
DPRD Dukung Penuh Program MBG, SPPG Kelima Diresmikan di Payakumbuh

Payakumbuh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh menyatakan dukungan penuh terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu prioritas nasional. Dukungan ini diwujudkan melalui pengawasan ketat terhadap implementasi program di lapangan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Fitrayanto, Ketua Komisi C DPRD, saat memberikan sambutan mewakili Ketua DPRD dalam peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kapalo Koto Dibalai, yang menjadi SPPG kelima di Payakumbuh. “Kami di DPRD sangat mendukung berdirinya SPPG ini,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa DPRD akan mengawasi agar program ini memberikan manfaat nyata bagi anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. “Gizi yang tercukupi akan menentukan kualitas sumber daya manusia kita ke depan,” imbuhnya.

Pemerintah Kota Payakumbuh dinilai responsif dalam menindaklanjuti program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini, menurut Fitrayanto, menunjukkan keseriusan daerah dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. “Kita ingin Payakumbuh menjadi salah satu kota yang terdepan dalam implementasi program prioritas nasional ini,” katanya.

Elzadaswarman, Wakil Wali Kota Payakumbuh, menjelaskan bahwa program MBG di Payakumbuh menargetkan 62.060 penerima manfaat. Jumlah tersebut terdiri dari 50.499 siswa serta 11.561 ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Dengan diresmikannya SPPG Kapalo Koto Dibalai yang dikelola oleh Yayasan Peduli Permata Damai, Payakumbuh kini memiliki lima unit SPPG yang beroperasi.

“Kami ingin program ini tidak hanya fokus pada aspek kesehatan, tapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat,” ungkap Elzadaswarman. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya memaksimalkan penggunaan bahan pangan lokal Payakumbuh dalam pelaksanaan program MBG.

Boy Sandi, perwakilan dari Yayasan Peduli Permata Damai, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan enam dapur untuk mendukung pelaksanaan MBG. Tenaga kerja yang dilibatkan dalam operasional dapur tersebut berasal dari masyarakat setempat. “Harapan kami, selain memastikan kebutuhan gizi penerima manfaat, program ini juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” pungkasnya pada Sabtu (30/08/2025).