Wagub Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar, Bantu Anak Pasbar

oleh -327 Dilihat
wagub-vasko-serahkan-hibah-rp2,7-miliar-untuk-anak-anak-lksa-di-pasbar
Wagub Vasko Serahkan Hibah Rp2,7 Miliar untuk Anak-anak LKSA di Pasbar

Pasaman Barat – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mengalokasikan dana hibah sebesar Rp2,7 miliar untuk mendukung kesejahteraan sosial anak-anak di Kabupaten Pasaman Barat. Bantuan tersebut diserahkan pada hari Sabtu (28/6) di Yayasan Darun Nafis As Sa’diyah, Tabek Sirah, Talu.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menyerahkan secara simbolis dana hibah tersebut kepada Pj. Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail. Dana ini akan digunakan untuk operasional Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di wilayah Pasaman Barat.

Menurut keterangan, alokasi dana hibah akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak-anak, termasuk permakanan di sembilan LKSA, akses pendidikan di satu lembaga, pembangunan sarana dapur di satu LKSA, serta dukungan bagi sistem pengasuhan anak di satu lembaga.

Vasko Ruseimy menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan sosial terhadap kelompok rentan, terutama anak-anak. “Ini bukan sekadar bantuan fasilitas, tetapi bentuk komitmen kita agar anak-anak yang diasuh di LKSA tidak merasa ditinggalkan oleh negara,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa anak-anak berhak tumbuh dengan sehat, layak, dan memiliki harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berharap, sinergi antara Pemprov dan Pemkab dapat memperkuat sistem perlindungan anak di tingkat daerah. Dengan adanya dukungan anggaran yang konkret, pemerintah daerah diharapkan dapat bekerja lebih optimal dalam memastikan hak anak terpenuhi sesuai prinsip nondiskriminasi.

Vasko Ruseimy juga menyampaikan bahwa pemberian hibah ini merupakan bagian dari gerakan berkelanjutan untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal dalam proses pembangunan. Ia berharap pengelolaan dana dilakukan secara akuntabel dan tepat sasaran, demi mewujudkan perubahan nyata di lapangan.

Kegiatan ini, menurutnya, menjadi simbol kehadiran Pemprov Sumbar tidak hanya dalam pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga dalam pembangunan manusia, terutama mereka yang paling membutuhkan perhatian. “Komitmen ini akan terus diperkuat ke depan sebagai bagian dari visi Sumbar yang adil, peduli, dan berperadaban,” pungkasnya.