Mahasiswa Unbrah dengan Formasi Berkelompok Bantu Warga Terdampak di Batu Busuak

oleh -200 Dilihat
mahasiswa-unbrah-dengan-formasi-berkelompok-bantu-warga-terdampak-di-batu-busuak
Mahasiswa Unbrah dengan Formasi Berkelompok Bantu Warga Terdampak di Batu Busuak

Padang – Kamis (18/12/2025) siang, dengan formasi berkelompok, pemberian bantuan sembako oleh mahasiswa Universitas Baiturrahmah (Unbrah) dari rumah ke rumah berlangsung di kawasan Batu Busuak, Kelurahan Lambung Bukit, Kota Padang. Aksi konkret itu ditujukan pada korban banjir dan tanah longsor. Kegiatan itu dilakukan secara berkelompok sehingga pendistribusian dapat lebih merata dan menyentuh setiap rumah warga yang terdampak. Selain itu, mahasiswa juga membantu membersihkan dan menyisir sisa lumpur serta material yang menempel di rumah-rumah setelah banjir.

Inisiatif tanggap darurat bencana dari mahasiswa Unbrah yang dipimpin Musliar Kasim dinilai layak diapresiasi karena berbeda dari praktik umum yang mengumpulkan warga terdampak di satu lokasi; kali ini bantuan disalurkan langsung ke pemukiman warga. Selain pendistribusian sembako, para mahasiswa juga turun tangan membersihkan rumah warga yang masih berlumut dan berlumpur.

Abdul Muhaimin, Gubernur Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Unbrah, mengatakan di Batu Busuak bahwa kelompok mahasiswa yang turun ke kawasan itu, Lambung Bukik, selain mendistribusikan sembako ke rumah-rumah terdampak, juga membantu membersihkan rumah warga. “Alhamdulillah dengan semangat pengabdian kepada masyarakat sebagai institusi perguruan tinggi, kami sebagai mahasiswa melaksanakan penyerahan bantuan dan aksi bersih ini dengan tulus ikhlas,” ujar Abdul Muhaimin didampingi Diaul Mahfus, Ketua DEM Fikes Unbrah dan Ricky Sepriantoni, Pengawas.

Aksi peduli bencana mahasiswa Unbrah ini dibagi dalam beberapa kelompok di titik bencana yang berjarak sekitar 15 km dari pusat kota. Universitas Baiturahmah berada di bawah Yayasan Pendidikan Baiturrahmah yang dipimpin Maizarnis, yang akrab disapa Ibu Je. Unbrah bertekad meneruskan aksi kemanusiaan hingga kondisi masyarakat benar-benar pulih.

Edi Suandi, Kepala Biro Humas dan Kerjasama Unbrah, mengatakan kegiatan tanggap darurat berformasi berkelompok ini akan lebih banyak menyentuh warga terdampak serta membantu bersih-bersih rumah warga secara langsung.