Jaminan Kesehatan Nasional Permudah Guru Tanah Datar Jalani Persalinan Caesar

oleh -19 Dilihat
didiagnosa-bersalin-caesar,-guru-di-tanah-datar-tenang-lahiran-dengan-jkn
Didiagnosa Bersalin Caesar, Guru di Tanah Datar Tenang Lahiran Dengan JKN

Tanah Datar – Seorang guru di Tanah Datar, Amenoliza, merasa lega dapat menjalani persalinan caesar anak keduanya tanpa khawatir soal biaya berkat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Amenoliza, yang sehari-hari mengajar di SMA Negeri 1 Batusangkar, awalnya cemas ketika dokter merekomendasikan operasi caesar karena riwayat hipertensi.

“Menjadi peserta JKN sangat membantu meringankan beban saya. Saat dokter di FKTP merujuk saya ke rumah sakit untuk melahirkan secara caesar, biaya persalinan yang besar sempat menghantui saya,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Untungnya berkat JKN, saya bisa melahirkan dengan lancar.”

Selama kehamilan, Amenoliza rutin memeriksakan diri dan mengikuti alur pelayanan JKN, mulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) hingga rumah sakit.

“Berkat itu, tindakan medis, obat-obatan, ultrasonografi (USG) kehamilan, operasi caesar hingga kontrol sampai sembuh dijamin JKN,” jelasnya.

Amenoliza mengaku puas dengan pelayanan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Sayang Ibu Batusangkar, tempat ia melahirkan anak pertama dan keduanya menggunakan JKN.

“Dari persalinan anak pertama hingga anak kedua, saya merasa puas karena dilayani dengan baik dan bersahabat,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi kemudahan administrasi setelah bayinya lahir.

Petugas rumah sakit membantu mendaftarkan kepesertaan JKN sang bayi ke BPJS Kesehatan.

“Pelayanan seperti ini membuat kami sebagai orang tua merasa dimudahkan. Kami bisa fokus merawat bayi tanpa harus bingung mengurus administrasi lagi secara mandiri,” kata Amenoliza.

Ia menilai program JKN sangat membantu masyarakat, terutama dari kalangan menengah ke bawah, dalam mengakses layanan kesehatan tanpa beban biaya.

Aplikasi Mobile JKN juga dirasakannya sangat praktis untuk mengecek status kepesertaan, mengubah fasilitas kesehatan, hingga mengambil antrean secara daring.

“Semua kebutuhan administrasi, informasi, hingga pengaduan layanan JKN terasa lebih praktis berkat Aplikasi Mobile JKN karena bisa diakses dalam satu genggaman selama 24 jam,” ungkapnya.

Amenoliza berharap semakin banyak masyarakat merasakan keamanan memiliki kepesertaan JKN dan mengingatkan pentingnya menjaga kepesertaan tetap aktif.