Cik Uniang dan Cik Ajo Sambut Delegasi IMLF-4 di BIM

oleh -15 Dilihat
cik-uniang-dan-cik-ajo-padang-pariaman-bakal-turut-menyambut-delegasi-imlf-4-di-bim
Cik Uniang dan Cik Ajo Padang Pariaman Bakal Turut Menyambut Delegasi IMLF-4 di BIM

Padang Pariaman – Dua figur muda, Cik Uniang dan Cik Ajo Kabupaten Padang Pariaman, akan ikut menyambut kedatangan lebih dari 200 delegasi Festival Literasi Internasional Minangkabau (International Minangkabau Literacy Festival/IMLF-4) dari 35 negara. Penyambutan dijadwalkan berlangsung pada 3 Juni 2026 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Cik Ajo Padang Pariaman 2024, Aditya Seprianto, mengatakan persiapan penyambutan sudah dilakukan sejak gladi pada Kamis (7/5/2026) bersama panitia IMLF-4 dan sejumlah pihak terkait di BIM serta Stasiun Kereta Api BIM. Kegiatan itu juga melibatkan Cik Uniang Faradisa Safira Augisty.

“Alhamdulillah, Cik Ajo dan Cik Uniang Padang Pariaman tahun 2024 diberikan kepercayaan turut menyambut kedatangan delegasi dari berbagai negara tersebut,” kata Aditya, Minggu (10/5/2026).

Aditya, mahasiswa semester 8 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan STKIP YDB Lubuk Alung, menilai keterlibatannya dalam acara itu menjadi pengalaman berharga. Ia mengaku banyak belajar, mulai dari penggunaan bahasa asing hingga cara berkomunikasi dengan turis.

“Saya senang sekali berkontribusi dalam penyambutan delegasi ini karena menambah pengetahuan dan pengalaman. Di sini saya banyak belajar beberapa hal yaitu berbicara memakai bahasa asing dan bagaimana berkomunikasi dengan turis. Semoga ke depannya IMLF ini dapat berkembang lebih baik lagi dan sukses tentunya,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Cik Uniang Faradisa Safira Augisty. Mahasiswi semester 6 Jurusan Tata Rias dan Kecantikan Universitas Negeri Padang itu mengatakan kesempatan tersebut menjadi kehormatan sekaligus pengalaman penting baginya.

“Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan dan pengalaman, tetapi juga menjadi kesempatan bagi saya untuk belajar tentang pentingnya komunikasi, keramahan, serta memperkenalkan nilai budaya Minangkabau kepada para delegasi,” tutur Faradisa, kelahiran Padang, 8 Agustus 2004.

Kepala Dinas Pariwisata Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Cik Uniang dan Cik Ajo untuk tampil dalam ajang internasional tersebut. Menurut dia, BIM yang berada di Padang Pariaman merupakan gerbang masuk ke Sumatera Barat melalui jalur udara.

“Karena itu dengan melibatkan Cik Ajo dan Cik Uniang memberikan kesempatan untuk memperkenalkan budaya dan potensi Padang Pariaman kepada delegasi IMLF-4,” kata Anton.

Sementara itu, Sekretaris IMLF-4 Armaidi Tanjung menjelaskan para delegasi akan disambut dengan rangkaian acara, mulai dari tari dari grup seni Bundo Kanduang Bogor, pemasangan tingkuluak dan deta, registrasi peserta, hingga pembacaan puisi di Stasiun Kereta Api BIM.

“Kamis lalu kita sudah survei dengan mengikutsertakan Kepala Stasiun BIM Afrizal, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang Viola, PT Angkasa Pura Indonesia BIM Rachmad dan tim, Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang, Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat Kelas II Sumbar, Kepala Cabang Damri Padang, Dinas Pariwisata Padang Pariaman, Cik Uniang, Cik Ajo, dan relawan,” ujar Armaidi.