Bantuan SPS Pusat Ringankan Korban Banjir Sumbar

oleh -109 Dilihat
korban-bencana-banjir-dan-tanah-longsor-di-sumbar-terima-bantuan-dari-sps-pusat
Korban Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumbar Terima Bantuan dari SPS Pusat

Padang – Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat menunjukkan kepeduliannya terhadap korban bencana alam di Sumatera dengan menyalurkan bantuan melalui SPS Daerah setempat ke Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban para korban banjir dan longsor.

“SPS ikut peduli dengan bencana yang menimpa saudara-saudara kita di Sumatra. Karena itu, SPS Pusat melalui pengurus daerah, menyalurkan sedikit bantuan untuk bisa meringankan beban saudara-saudara yang terkena banjir dan longsor,” ujar Ketua SPS Pusat, H Januar Primadi Ruswita, didampingi Sekretaris Jenderal SPS Pusat, Asmono Wikan, pada Sabtu (20/12/2025).

Menindaklanjuti amanah tersebut, Ketua SPS Sumbar, Osmarwan Putra, bersama Bendahara Atviarni, segera membeli berbagai kebutuhan pokok dan harian. “Kami membeli beberapa kebutuhan pokok serta kebutuhan harian, antara lain gula, teh, sabun mandi, mie instan, tisu basah dan tisu kering, garam dan teri belah. Semuanya dikemas menjadi sekitar 40 paket dan langsung kami antar ke lokasi Huntara di Lubuk Buaya,” jelas Osmarwan pada hari yang sama.

Dengan bantuan petugas dan relawan di Huntara, paket bantuan tersebut didistribusikan langsung ke setiap rumah. “Memang tak semua penghuni huntara yang dapat paket karena keterbatasan kami, tapi kami berharap yang lainnya juga akan mendapat bantuan dari pihak lain,” tambah Osmarwan.

Kepala UPTD Huntara dan Rusunawa Kota Padang, Angga, yang berada di lokasi, menyambut baik bantuan dari SPS. Ia menjelaskan bahwa karena keterbatasan personel dan tenaga, serta untuk menghindari penumpukan bantuan di posko, para donatur diminta untuk melaporkan jenis dan jumlah bantuan yang diberikan. Angga juga menyarankan agar donatur mendistribusikan bantuan tersebut langsung kepada penghuni Huntara. “Kami mohon maaf, para donatur kami minta datanya, kemudian kami sarankan untuk langsung membagikan ke penghuni Huntara. Sebab kalau diletakkan di Posko, takutnya menumpuk dan tak terdistribusikan dengan baik karena kurangnya personel di sini,” ungkap Angga.

Para penghuni Huntara menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur. “Seberapapun, bagi kami sangat besar nilainya. Sebab, dalam kondisi seperti ini, kami benar benar tak berdaya,” ujar mereka.

Serikat Penerbit Suratkabar (SPS) adalah organisasi yang beranggotakan perusahaan pers di Indonesia, didirikan pada 8 Juni 1946 di Yogyakarta. Awalnya, SPS bertujuan menjaga kedaulatan Republik Indonesia melalui pers. Kini, organisasi ini telah bertransformasi menjadi Serikat Perusahaan Pers, yang berfokus pada pengembangan industri pers yang sehat dan bermartabat. SPS memiliki 30 cabang provinsi di seluruh Indonesia dengan