15 Korban Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Lokasi Tambang

oleh -547 Dilihat

Solok – Pada Kamis (26/9/2024), bencana tanah longsor melanda lubang bekas galian tambang di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.

Kepala BPBD Kabupaten Solok, Irwan Efendi, menyatakan bahwa lokasi kejadian tidak dapat diakses kendaraan dan hanya bisa ditempuh jalan kaki selama delapan jam.

“Korban diduga berjumlah 25 orang, yang merupakan penambang emas manual,” kata Irwan.

Dari proses evakuasi dan penyelamatan, 15 korban telah ditemukan meninggal dunia. Empat di antaranya telah dievakuasi, sementara 11 lainnya masih berada di lokasi kejadian.

“Selain korban meninggal, kami juga mengevakuasi tiga korban luka berat,” imbuh Irwan.

Tim gabungan dari BPBD dan pihak terkait telah bergerak menuju lokasi sejak Kamis sore. Namun, akses yang sulit menghambat proses evakuasi.

“Medannya sangat sulit dan terpencil. Waktu tempuh ke lokasi sekitar empat jam dari nagari terdekat,” jelas Irwan.

Korban berasal dari Nagari-nagari di Kecamatan Hiliran Gumanti dan Pekonina, Kabupaten Solok Selatan, serta daerah lainnya. Dinas Kesehatan Kabupaten Solok telah mengirimkan tujuh unit ambulans untuk membantu evakuasi.

Keluarga korban dan masyarakat sekitar menanti kabar dari tim penyelamat yang terus bekerja di lokasi. Peluang menemukan korban selamat semakin tipis seiring berjalannya waktu.